Share

Tercatat Sebanyak 100.330 Orang Mengungsi Akibat Gempa Cianjur, Tersebar di 449 Titik

Binti Mufarida, MNC Portal · Senin 28 November 2022 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 337 2716460 tercatat-sebanyak-100-330-orang-mengungsi-akibat-gempa-cianjur-tersebar-di-449-titik-mYIqhQXMoj.jpg Ilustrasi/ Foto: Antara

JAKARTA - Hingga hari ke delapan pasca kejadian gempabumi dengan magnitudo 5,6 di Cianjur Jawa Barat menyebabkan sebanyak 100.330 orang mengungsi. Jumlah pengungsi itu tersebar di 449 titik pengungsian.

“Dapat kami sampaikan titik pengungsian yang sudah berjalan disurvei saat ini, per pukul 16.00 WIB sebanyak 449 titik dengan rincian 331 titik terpusat dan 118 mandiri yang berada di tempat rumahnya masing-masing yang berdekatan dengan memasang tenda,” ungkap Bupati Cianjur Herman Suherman saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (28/11/2022).

 BACA JUGA:Update Gempa Cianjur: 323 Korban Meninggal, 9 Masih Hilang

“Kemudian yang selanjutnya jumlah KK hasil survei sebanyak 40.152 KK. Jumlah total pengungsi yang disurvei sebanyak 100.330 jiwa,” ungkapnya.

Herman melaporkan dari jumlah itu diantaranya pengungsi laki-laki sebanyak 48.490 jiwa, pengungsi perempuan sebanyak 51.840 jiwa, penyandang disabilitas sebanyak 147 jiwa, ibu hamil sebanyak 1.317 jiwa, lansia sebanyak 6.754 jiwa.

 BACA JUGA:Ciri-Ciri Anggota Badan Intelijen Negara

Selanjutnya, Herman juga melaporkan kerugian material akibat gempa ini. “Total rumah rusak sebanyak 63.229. Rumah rusak berat sebanyak 26.237, rumah rusak sedang sebanyak 14.196, rumah rusak ringan sebanyak 22.796.”

Kemudian, ungkap Herman, infrastruktur rusak yakni sekolah sebanyak 421, tempat ibadah sebanyak 170, fasilitas kesehatan Puskesmas dan Pustu sebanyak 14, gedung kantor sebanyak 17, kemudian Kecamatan terdampak masih tetap 16 kecamatan, terdiri dari 151 Desa.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, Herman juga melaporkan perkembangan giat harian dan informasi manajemen posko darurat sistem distribusi logistik. “Pendistribusian logistik untuk menjangkau wilayah dengan kondisi sulit masih dilakukan dengan kendaraan roda dua.”

“Posko terus memonitor permasalahan distribusi logistik yang belum optimal. Kemudian kami laporkan relawan organisasi relawan berjumlah 294 organisasi bekerja di 15 sektor, jumlah personil sebanyak 4.222 relawan,” tandasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini