Share

Nangis Memandangi Foto Keluarga, Ferdy Sambo: Percuma Bintang 2, Tidak Bisa Menjaga Istri

Nanda Aria, Okezone · Senin 28 November 2022 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 337 2716416 nangis-memandangi-foto-keluarga-ferdy-sambo-percuma-bintang-2-tidak-bisa-menjaga-istri-GAsZnL0fie.jpg Ferdy Sambo/Foto: MPI

JAKARTA - Mantan Wakaden Biro Paminal Propam Polri, AKBP Arif Rahman Arifin memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J untuk terdakwa Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/11/2022).

Dalam kesaksiannya, dia sempat melihat Ferdy Sambo menangis. Hal itu terjadi saat dirinya diminta melaporkan rekaman CCTV yang memperlihatkan Brigadir J masih hidup. Ia menghadap ke rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri itu.

 BACA JUGA:Bupati Ucapkan Terima Kasih ke MNC Peduli dan Lotte Mart Atas Bantuan untuk Korban Terdampak Gempa Cianjur

Saat itu, Ferdy Sambo memandangi foto keluarganya sambil berurai air mata. Sambo merasa bahwa kehormatan keluarganya telah direnggut, hal itu untuk membenarkan skenario tembak-menembak yang dilaporkannya di awal.

"Kamu tahu enggak ini sudah menyangkut kehormatan saya, percuma saya bintang dua tidak bisa menjaga istri saya," kata Sambo seperti diungkapkan Arif Rahman Arifin di persidangan.

 BACA JUGA:28 Orang Terjaring Razia PSK di Depok, Termasuk 2 Waria

Saat menghadap Sambo, Arif pun sempat digertak oleh Sambo lantaran telah melihat rekaman CCTV yang menunjukan bahwa Brigadir J amsih hidup. Dia pun diminta untuk menjaga rekaman tersebut agar tidak bocor.

"Pak Ferdy Sambo bilang 'berarti kalau sampai bocor kalian berempatlah yang bocorin'. Saya diam saja karena beliau mukanya seperti sudah merah marah gitu," ucap Arif.

Sambo pun mengungkapkan perasaan sedih lantaran tak bisa menjaga istrinya sebagai jenderal dua. Saat menjelaskan itu, Sambo menangis. Saat itulah perasaan Arif campur aduk melihat mantan atasannya.

Follow Berita Okezone di Google News

"Ya sedih, ya bingung, ya takut yang mulia. Enggak tahu ini cerita bagaimana, perintahnya bagaimana ini," tutur Arif.

Saat itu, Arif keluar dari ruangan Sambo serta menemui Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo. Saat itu, Arif mengaku mendapat perintah dari Ferdy Sambo untuk menghancurkan file rekaman CCTV yang memperlihatkan Brigadir J masih hidup.

"Saudara Chuck dan Baiquni sempat tanyakan, 'yakin bang?' Ya bagaimana sudah perintahnya Pak Kadiv," tutur Arif.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini