Share

Periksa Putri Candrawathi Usai Pembunuhan Brigadir J, Kombes Susanto: Trauma, Tidak Dapat Keterangan karena Nangis Terus

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Senin 28 November 2022 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 337 2716314 periksa-putri-candrawathi-usai-pembunuhan-brigadir-j-kombes-susanto-trauma-tidak-dapat-keterangan-karena-nangis-terus-IdGw3V6DHh.jpg Sidang kasus pembunuhan Brigadir J. (Foto: Achmad/MPI)

JAKARTA - Putri Candrawathi tidak bisa dimintai keterangan usai pembunuhan Brigadir J. Hal tersebut diungkapan Kabag Gakkum Provost Divisi Propam Polri Kombes Susanto Haris saat menjadi saksi di persidangan hari ini.

Hal itu didasari lantaran istri Ferdy Sambo itu terus menangis kala mengingat kronologi sebelum Brigadir J tewas.

Dia bercerita, Susanto awalnya mendatangi TKP dan mencoba penelusuran awal dengan mencari tahu penyebab kematian Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo. Bersama eks Karo Provost Polri Brigjen Benny Ali, Susanto mencoba menanyakan penyebab kematian Brigadir J ke Putri.

Lalu, keduanya mencoba mencari tahu keberadaan Putri kepada Ferdy Sambo yang tengah berada di garasi rumah dinasnya.

"Kemudian kami keluar ke garasi ikuti Pak Karo Provost, Pak Karo Provost tanya ke Pak Ferdy Sambo. 'Ibu di mana Ndan?' 'Di Saguling.' Itu Jam 18.17. Kemudian 'ayok To, kita harus tahu cerita sesungguhnya meminta keterangan interogasi Ibu (Putri Candrawathi)," tutur Susanto saat menirukan percakapan dengan Benny Ali.

Susanto bersama Benny pun menuju rumah pribadi Sambo di Saguling. Saat itu, keduanya langsung menanyakan penyebab Brigadir J terbunuh.

"Kemudian Pak Benny Ali tanya kepada Ibu, 'Bu apa kejadian sesungguhnya?' Begitu cerita 'Oh kami baru pulang dari Magelang, kemudian saya baru istirahat.' Kemudian berhenti, nangis. Ditanya lagi, 'Sebetulnya ada kejadian apa Bu?''Saya sedang istirahat, ada yang masuk.' Nangis lagi, berhenti lagi," tutur Susanto.

Follow Berita Okezone di Google News

"Kemudian yang bersangkutan mulai cerita, 'saya teriak Pak karena ada yang masuk. Saya lupa manggil Richard atau manggil Ricky?' Tetapi berhenti lagi nangis lagi," imbuh Susanto.

Susanto dan Benny memutuskan untuk mengakhiri pemeriksaan lantara merasa kondisi Putri tidak sedang stabil.

"Sehingga saya disentuh oleh Pak Karo Provost bahwa 'Sudah To, trauma. Ini kita enggak bisa ambil keterangan secara banyak.' Akhirnya kami kembali ke TKP," ucap Susanto.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini