Share

1 Perwira dan 3 Bintara Gugur di Insiden Helikopter P1103 Jatuh, Ini Identitas Lengkapnya

Tim Okezone, Okezone · Senin 28 November 2022 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 337 2716268 1-perwira-dan-3-bintara-gugur-di-insiden-helikopter-p1103-jatuh-ini-identitas-lengkapnya-SeDivwJYth.JPG Ilustrasi/Foto: Istimewa

JAKARTA - Helikopter P1103 milik Baharkam Polri jatuh di perairan Bangka Belitung (Babel), Minggu (27/11/2022) siang. Dalam insiden tersebut, empat polisi gugur, di mana 1 di antaranya perwira dan 3 lainnya bintara.

Diketahui korban dalam indisden itu adalah perwira atas nama AKP Arif Rahman Saleh (captain), dan tiga bintara, yaitu Aipda Joko M, Briptu Lasminto, dan Bripda Khoirul Anam.

 BACA JUGA:Sejarah Panjang KUHP dari Era VOC hingga Kemerdekaan

Namun demikian, hingga Senin siang (28/11/2022), baru satu jenazah yang ditemukan di perairan Manggar. Jenazah ini teridentifikasi atas nama Bripda Khoirul Anam.

“Dapat disimpulkan pesawat Heli P1103 jatuh karena cuaca di Perairan Manggar,” ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Senin (28/11/2022).

 BACA JUGA:Pernyataan Puan soal Calon Panglima TNI Bikin 3 Kepala Staf Tertawa

Satu kru helikopter Polri tersebut ditemukan di sekitar Pantai Burung Mandi. Jenazah Bripda Khoirul Anam ditemukan pada titik koordinat SO2°42.702’E108°18.331’88.3ft. Jenazah ditemukan oleh nelayan dan langsung dievakuasi ke daratan.

Nelayan temukan bantal kursi

Kapolres Belitung Timur AKBP Taufik Noor Isya menjelaskan Tim Sar gabungan masih melakukan pencarian dan mengumpulkan informasi dari masyarakat yang ada mungkin melihat tanda-tanda dari helikopter.

"Memang tadi ada ditemukan beberapa bagian diduga dari bagian helikopter itu berupa sandaran kursi, cuman kita masih belum bisa pastikan apa betul itu bagian dari helikopter yang hilang lost kontak," ujar AKBP Taufik Noor Isya, Minggu (27/11/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu Sobri, nelayan desa baru, Kecamatan Manggar Belitung Timur, menemukan bantalan kursi yang diduga berasal dari helikopter yang hilang kontak.

Ada Sebanyak 3 buah bantalan yang dibawanya, Sobri mengatakan jarak tempuh ke lokasi tersebut sekitar 3 mill, karena posisi hujan lebat dia pun langsung pulang.

Sobri akan melakukan perjalan pulang ke pelabuhan Manggar, melihat 1 Helikopter dekat Pulau Buku Limau dengan terbang rendah.

"Arus laut saat ditemukan sandaran kursi dari arah utara ke selatan, Selain ditemukan sandaran kursi juga banyak terlihat barang-barang terapung di sekitar lokasi, Cuaca saat penemuan sandaran kursi dengan cuaca hujan lebat awan gelap," ujar Sobri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini