Share

Jelang Pemilu 2024, Said Aqil: Jangan Mau Dipecah Belah!

Widya Michella, MNC Media · Minggu 27 November 2022 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 27 337 2715747 jelang-pemilu-2024-said-aqil-jangan-mau-dipecah-belah-FyV9m0b2l9.JPG

JAKARTA - Komisaris Utama PT MNC Televisi Network (iNews) dan PT MNC Portal Indonesia (MPI), Said Aqil Siroj menyampaikan pidato kebudayaan "Spirit Islam Nusantara Untuk Peradaban Dunia" di Masjid Istiqlal, Minggu (27/11/2022).

Pada kesempatan itu, Kiai Said mengingatkan kepada semua

warga bangsa agar tak lengah dan terprovokasi jelang tahun politik. Terutama untuk tidak terpecah belah dan dimanfaatkan oleh kepentingan politik identitas yang dinilai dapat menggerus kebhinekaan dan kesatuan bangsa.

"Untuk Semua Politisi dan Partai politik dan penyelenggara Pemilu serta seluruh warga bangsa, Utamakan Keselamatan dan Keutuhan Bangsa, Jangan Mau dipecah belah dan dimanfaatkan oleh kepentingan politik identitas yang menggerus kebhinekaan dan kesatuan bangsa,"kata Said.

"Politik Kebangsaan dan Kemanusiaan dalah Politik Tingkat Tinggi yang harus di kedepankan dan di tegakkan,"tuturnya.

Lebih lanjut, Kiai Said juga berharap Indonesia mampu menjadi penyangga peradaban dunia. Terlebih ditengah resesi Global, Krisis Pangan dan Krisis Energi Dunia, telah nyata didepan mata.

"Indonesia harus mampu mandiri, berdaulat, adil dan Makmur serta menjadi center of gravity dunia (pusat gravitasi dunia), Indonesia harus mampu menjadi penyangga Peradaban Dunia,"kata Aqil.

Menurutnya hal ini dapat diwujudkan dengan kemampuan Indonesia dalam Konsolidasi Kedaulatan Pangan, Energi dan Konservasi, untuk melindungi dan memakmurkan segenap warga bangsanya menuju kehidupan yang berkemaslahatan.

"Optimalisasi sumberdaya yang miliki, dengan kemauan yang kuat untuk mewujudkan "Indonesia Hebat" dan mengesampingkan kepentingan pribadi atau kelompok, serta melakukan kerja-kerja Kebangsaan secara Berjamaah (antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, pelaku usaha, parpol, akademisi dan media), akan mampu merubah ancaman menjadi peluang untuk di menangkan,"kata dia.

Follow Berita Okezone di Google News

Lebih lanjut kepada pemerintah (Ekskutif, Legislatif dan Yudikatif) sebagai Penyelenggara Negara Harus Lebih Berani Memihak pada Kepentingan dan Kedaulatan Rakyat. Bahkan keselamatan nyawa manusia Indonesia harus menjadi prioritas utama, serta negara harus tegas dalam menjamin Keamanan hidup dan kehidupan semua warga negara.

"Segala bentuk pelanggaran, penyelewengan dan kecerobohan yang merugikan rakyat bangsa dan negara, harus diusut tuntas dan ditegakkan seadil adilnya. Karena Pembiaran yang Berkelanjutan akan menyengsarakan warga bangsa dan membahayakan masa depan Indonesia. Negara Tidak boleh kalah dengan Siapapun,"kata dia.

Dengan demikian guna menghadapi tantangan diatas, Indonesia kata Kiai Said harus segera berbenah diri, menghimpun semua kekuatan dan kecerdasan, menggalang solidaritas dan kebersamaan untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri berdaulat adil dan Makmur.

"Melalui pemihakan pada issu issu strategis local, nasional dan internasional, dalam visi kemanusiaan, kebangsaan dan keberagaman yang ramah, Spirit Islam Nusantara dapat dijadikan sebagai lokomotif kemajuan peradaban Indonesia dan Dunia,"tutur dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini