Share

Buat Terobosan Besar Layanan Publik, Kemenag Luncurkan Super Apps 'Pusaka'

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 26 November 2022 17:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 26 337 2715394 buat-terobosan-besar-layanan-publik-kemenag-luncurkan-super-apps-pusaka-Z4eBIA2m0G.jpg Kemenag luncurkan aplikasi Super Apps 'Pusaka' (Foto: Humas Kemenag)

JAKARTA – Pemerintah sellau berusaha membuat terobosan untuk kemudahan pelayanan ke masyarakat. Termasuk yang dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) dengan membuat terobosan besar dalam pelayanan publik.

Kemenag meluncurkan aplikasi Super Apps 'Pusaka'. Lewat aplikasi digital ini, berbagai layanan publik keagamaan makin mudah diakses karena terhimpun dalam satu pintu.

Peluncuran Super Apps 'Pusaka' dilakukan oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau biaa disapa Gus Men bersamaan dengan Peringatan Hari Guru Nasional di Jakarta, Jumat (25/11/2022) malam.

 Baca juga: Kemenag: Kuota Haji 2023 Kemungkinan Normal dan Tak Ada Batasan Usia

Menag Yaqut mengatakan aplikasi Super Apps Pusaka ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam mengakses beragam layanan Kementerian Agama, termasuk juga bagi para pendidik dan tenaga kependidikan.

 Baca juga: Kemenag Imbau Umat Sholat Gaib untuk Korban Gempa Cianjur Usai Jumatan

"Transformasi digital di Kementerian Agama satu tahap lebih maju. Malam ini saya rilis Pusaka Super Apps yang merupakan bagian dari upaya dan langkah strategis untuk mewujudkan transformasi digital," ujar Menag.

Ada banyak fitur dalam aplikasi Pusaka ini. Di fitur pendidikan misalnya antara lain terdapat video pembelajaran, daftar lembaga pendidikan, sekaligus juga akses terhadap layanan simpatika. "Beragam informasi seputar program afirmasi guru di tahun mendatang juga akan disajikan melalui aplikasi Pusaka ini, baik berupa bantuan, beasiswa, serta pendidikan dan pelatihan," lanjutnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Di aplikasi ini juga ada layanan online pendaftaran haji, pendaftaran nikah, dan sertifikasi halal. Beragam informasi keagamaan disajikan, mulai doa, khutbah keagamaan, tempat ibadah, termasuk juga para penceramah.

Menag mengungkapkan, layanan di Kemenag banyak yang belum sesuai harapan di tengah perubahan zaman yang terus bergerak dinamis. Selama ini juga terlalu banyak aplikasi di Kementerian Agama. Banyaknya aplikasi ini bukan memudahkan, tapi seringkali membingungkan. Lahirnya Aplikasi Pusaka ini adalah keniscayaan di tengah kemajuan era digital. Aplikasi ini mengintegrasikan semua layanan yang ada sehingga lebih memudahkan.

"Melalui Aplikasi Pusaka, saya harap masyarakat Indonesia dapat secara lebih mudah mengakses layanan keagamaan yang dibutuhkan," tegasnya.

Kemenag bertekad serius untuk melakukan transformasi digital. "Bukan karena apa. Tapi untuk memastikan seluruh masyarakat bisa secara mudah mengakses layanan keagamaan. Kita ingin, layanan keagamaan ada dalam genggaman, karena masyarakat bisa mengaksesnya dari smartphone yang mereka genggam," tandasnya.

Menurut Gus Men, kehadiran Aplikasi Pusaka Super Apps juga akan mendukung kebijakan Satu Data Indonesia, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas. "Layanan ini diharapkan dapat berdampak luas kepada seluruh ASN Kemenag termasuk para guru, pendidik, praktisi pendidikan dan juga masyarakat umum," tandasnya.

Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar Ali menilai, aplikasi Pusaka menjadi terobosan penting dalam kerangka transformasi digital. Ini menjadi bukti bahwa Kemenag terus berupaya membuat inovasi untuk memberikan layanan yang mudah diakses publik. "Ini semakin mendekatkan dan menghadirkan layanan keagamaan dalam genggaman," ujar Nizar yang didampingi Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Akhmad Fauzin.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini