Share

Update Gempa Cianjur, BNPB: Sebanyak 73.653 Orang Mengungsi

Binti Mufarida, MNC Portal · Sabtu 26 November 2022 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 26 337 2715384 update-gempa-cianjur-bnpb-sebanyak-73-653-orang-mengungsi-D43DCejDhz.jpg Korban Gempa Cianjur/Foto: MNC Portal

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga hari ini 26 November 2022 tercatat sebanyak 73.653 orang mengungsi akibat gempa magnitudo (M)5,6 yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat.

“Adapun warga yang mengungsi per hari ini akumulasi dari hari pertama 73.653 orang,” ungkap Deputi III Penanganan Darurat, Fajar Setyawan saat Konferensi Pers secara virtual, Sabtu (26/11/2022).

 BACA JUGA:Soal Perang Rusia-Ukraina, Mantan Kanselir Jerman Akui Tidak Miliki Kekuatan untuk Pengaruhi Putin

Sementara itu, Fajar melaporkan bahwa hingga hari ini korban jiwa meninggal dunia akibat gempa Cianjur ini sebanyak 318 orang. Dimana sebanyak 14 orang masih dinyatakan hilang.

“Adapun hasil pencarian hari ini, dapat kami sampaikan 8 jiwa per 17.00 sore tadi. Sedangkan untuk korban hilang ataupun masih dalam status pencarian 14 jiwa dengan rincian 24 jiwa, dikurangi 8 pencarian hari ini atau ditemukan, dan 2 korban di warung Shinta yang kemarin merupakan Warga Cijedil,” papar Fajar.

 BACA JUGA:Viral! Seorang Pria Aniaya Bocah karena Menangis, Bikin Geram Ahmad Sahroni

Fajar juga mengungkapkan untuk total korban luka dari awal kejadian yakni sebanyak 7.729 orang dengan rincian luka berat 595, luka ringan 7.134. Adapun untuk korban luka berat yang saat sekarang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 108 orang.

Follow Berita Okezone di Google News

“Untuk yang dinyatakan korban-korban luka ringan dan sudah tertangani dan sudah tertangani mereka kembali ke rumah masing-masing,” katanya.

Sementara itu, kerugian material, total rumah rusak 58.049, yang dinyatakan rusak berat 25.186. Sedangkan untuk rusak sedang 12.496.

Adapun untuk rusak ringan 20.367. “Selanjutnya infrastruktur yang rusak untuk sekolah 368, tempat ibadah 144, fasilitas kesehatan 14, gedung ataupun perkantoran 16. Selanjutnya Kecamatan yang terdampak 16 Kecamatan atau 146 Desa,” ungkap Fajar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini