Share

6 Tokoh yang Mendapatkan Brevet Kopassus, Pramono Edhie hingga Andika Perkasa

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Minggu 27 November 2022 07:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 26 337 2715331 6-tokoh-yang-mendapatkan-brevet-kopassus-pramono-edhie-hingga-andika-perkasa-j1zSxRjax1.jpg Pramono Edhie Wibowo (Foto : Okezone.com)

BREVET merupakan sebuah tanda kehormatan yang diberikan kepada seorang prajurit. Salah satu brevet yang terkenal adalah brevet Kopassus. Brevet ini biasanya diletakkan di seragam pada posisi paling atas dan disandang oleh prajurit terbaik yang sudah lulus pendidikan komando Kopassus selama 7 bulan.

Berikut adalah beberapa tokoh yang sudah mendapatkan brevet Kopassus:

1. Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo

KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat) periode 2011 sampai 2013, Pramono Edhie Wibowo, adalah salah satu kenderal yang mendapatkan brevet Kopassus. Selain itu, dirinya juga memiliki brevet Denjaka, brevet Kualifikasi Komando Paskhas, hingga brevet Free Fall. Pramono lahir pada 5 Mei 1955 di Magelang dan merupakan anak dari tokoh militer, Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo. Pramono juga kakak ipar Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono.

Kariernya di dunia militer juga terbilang sangat bersinar. Sebelum menjadi KSAD, ia pernah pula dipercaya sebagai Wakil Danjen Kopassus di tahun 2005. Setelahnya, ia didapuk menjadi Komandan Kopassus. Pramono Edhie meninggal pada 13 Juni 2020 di RSUD Cimacan, Cianjur, Jawa Barat karena sakit.

2. Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto

Selanjutnya, ada nama Endriartono Sutarto yang menjadi Panglima TNI di era kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri. Sama seperti Pramono Edhie, Endriartono juga memiliki brevet komando dari Kopassus dan Denjaka. Selain itu, dirinya adalah pemilik Wing Penerbang yang diberikan TNI AU. Salah satu kisah heroik dicatatkan Endriartono adalah ketika bertugas di daerah konflik, Timtim.

Kala itu, ia yang masih berpangkat Lettu Infanteri, rela mempertaruhkan nyawa demi melindungi musuhnya yang sudah tidak lagi berdaya akibat luka tembak. Sang musuh tadinya akan dihabisi oleh anak buah Endriartono sendiri. โ€œJangan tembak! Orang ini bukan lagi musuh yang harus dibunuh. Dia manusia terluka yang harus diselamatkan,โ€ kata dia sebagaimana melansir Sindonews (4/4/2021).

3. Jenderal TNI (Purn) Mulyono

KSAD yang mengabdi pada periode 2015 sampai 2018, Mulyono, adalah pemilik brevet Kopassus. Pria kelahiran Boyolali, 12 Januari 1961 ini merupakan alumnus Akademi Militer tahun 1983. Saat menjabat sebagai KSAD, Mulyono diketahui juga memiliki posisi sebagai Komisaris Utama Pindad tahun 2015 sampai 2019. Selama menjabat sebagai KSAD, Mulyono terkenal sebagai jenderal yang dekat dengan anak buahnya. Momen yang teringat dari Mulyono adalah ketika ia melepas seluruh pangkat bintangnya di depan prajuritnya.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Jenderal TNI (Purn) Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko adalah purnawirawan TNI AD yang memiliki brevet Kopassus. Berasal dari keluarga kurang mampu, Moeldoko muda dikenal sebagai pribadi pekerja keras dan cerdas. Moeldoko juga sangat berkeinginan menjadi seorang prajurit, hingga akhirnya dinyatakan lulus sebagai prajurit TNI. Beberapa operasi yang pernah diikutinya adalah Kongo Garuda XI/A dan operasi Seroja Timor-Timur.

5. Jenderal TNI Andika Perkasa

Panglima TNI yang saat ini menjabat, Andika Perkasa, tak ketinggalan turut memiliki brevet Kopassus. Brevet lain yang dipunyai Andika adalah brevet Free Fall, brevet Kualifikasi Cakra Kostrad, dan brevet Para Utama. Jenderal kelahiran Bandung, 21 Desember 1964 ini sudah menjadi perwira tinggi TNI AD sejak 2018 dan sempat menjadi KSAD. Ia lulus dari Akademi Militer pada tahun 1987 dan menjabat sebagai Komandan Peleton Grup 2/Para Komando Kopassus. Andika menikah dengan anak eks Kepala BIN, Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono, Diah Erwiany Hendropriyono.

6. Jenderal TNI Dudung Abdurrahman

Berikutnya, ada nama KSAD yang menjabat sejak November 2021 hingga kini, Dudung Abdurachman. Selain memiliki brevet Kopassus, ia juga sudah mendapatkan brevet Junior Officer Combat Instructor Training, brevet Kualifikasi Para Raider, brevet Para Utama, dan brevet Kualifikasi Cakra Kostrad. Dudung adalah seorang petinggi yang lahir di Bandung, 19 November 1965. Ia lulus dari Akademi Militer tahun 1985. Sebelum ditunjuk menjadi KSAD, Dudung sempat dipercaya sebagai Pangdam Jaya dan Pangkostrad.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini