Share

Isu Polarisasi Jelang Pemilu 2024, Wapres: Elite Harus Beri Contoh, Cegah Perpecahan

Binti Mufarida, MNC Portal · Sabtu 26 November 2022 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 26 337 2715315 isu-polarisasi-jelang-pemilu-2024-wapres-elite-harus-beri-contoh-cegah-perpecahan-wFOJBMJWfZ.jpg Wapres Maruf Amin/ Foto: istimewa

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin turut merespons adanya isu-isu polarisasi jelang kontestasi Pemilu 2024 mendatang. Mengingat, isu polarisasi ini bisa menimbulkan perpecahan jika dibiarkan.

Wapres pun mengajak agar elite politik memberikan contoh sehingga isu-isu polarisasi tidak terjadi dan perpecahan dapat dicegah. “Justru yang harus memberi contoh harus dari elitenya, justru dari elitenya,” tegasnya dikutip dalam keterangan resminya, Sabtu (26/11/2022).

 BACA JUGA:Bawa Kabur Uang Klien hingga Rp531 Juta, Seorang Kurir Ditangkap Polisi

“Kalau elitenya sudah tidak memegang teguh prinsip itu, di bawah itu akan lebih lebih keras, justru elite-elite ini yang harus menjaga hal-hal yang bisa menimbulkan itu (polarisasi),” tambahnya.

Lebih lanjut, Wapres meminta agar pengalaman pelaksanaan Pemilu sebelum-sebelumnya bisa dijadikan contoh agar tidak terjadi perpecahan di masyarakat. “Jadi barangkali ini, pengalaman kita supaya kita jadikan (contoh).”

“Dan masing-masing kan sudah biasanya kan ada semacam pakta integritas, nah itu selain ada aturan-aturan pemilu ada aturan-aturan itu masih ada biasanya pakta integritas supaya masing-masing menjaga diri, tidak berlebihan lah, apa-apa kalau berlebihan bisa menimbulkan ketidak baikan,” paparnya.

Selain itu, Wapres meminta tidak menggunakan politik identitas pada saat Pemilu. “Saya kira kan kita sudah berkali-kali mengadakan Pemilu, Pilpres, dan jika sudah merasakan kalau kita menggunakan pendekatan identitas itu bisa membawa keterbelahan.”

Follow Berita Okezone di Google News

“Saya kira oleh karena itu di dalam mengkampanyekan Calon, itu sebaiknya, seyogyanya, semestinya, memang tidak menggunakan pendekatan identitas, agama, ras, etnis, tetapi pendekatannya adalah program, program,” katanya.

“Dan masing-masing menyampaikan programnya dan juga supaya dalam tetap dalam rangka kesantunan ya, untuk menyampaikan dan menghargai satu sama lain,” tambah Wapres.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini