Share

Bantah Pernyataan Ismail Bolong Soal Suap Tambang Ilegal, Kabareskrim Balik Tuding Ferdy Sambo

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 26 November 2022 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 337 2714997 bantah-pernyataan-ismail-bolong-soal-suap-tambang-ilegal-kabareskrim-balik-tuding-ferdy-sambo-MEnzl1ylCn.jpg Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto membantah tudingan bahwa dirinya menerima siap dari bisnis tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim). Menurutnya, penyelidikan terkait keterlibatannya dalam kasus itu lemah.

Isu suap ini muncul berkaitan dengan beredarnya laporan hasil penyelidikan (LHP) kasus tambang ilegal dengan nomor R/ND-137/III/WAS.2.4./2022/Ropaminal tertanggal 18 Maret 2022. Dokumen itu ditandatangani oleh Hendra Kurniawan selaku eks Karo Paminal Propam Polri dan ditujukan kepada mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Ismail Bolong, seorang mantan anggota Polres Samarinda, Kalimantan Timur mengaku memberikan uang senilai Rp6 miliar kepada Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. Namun, Komjen Agus membantah menerima uang tersebut.

"Keterangan saja tidak cukup," kata Agus kepada awak media, Jakarta, Jumat (25/11/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

Belakangan Ismail Bolong menarik ucapannya itu dan meminta maaf kepada Komjen Agus atas berita yang beredar. Dia juga mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah berkomunikasi dan tidak pernah memberikan uang kepada Agus.

Sementara itu, Agus menduga isu ini adalah ulah dari pihak Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan yang dipecat Polri karena terlibat pembunuhan Brigadir J. Menurut Agus isu ini bisa saja menjadi cara Ferdy Sambo Cs untuk mengalihkan isu dari kasus pembunuhan itu.

Baca Berita Selengkapnya: Bantah Terima Suap Tambang Ilegal Ismail Bolong, Kabareskrim: Keterangan Saja Tidak Cukup!

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini