Share

12 Jenazah Ditemukan, Ini Momen Dramatis Tim SAR Susuri Sungai dan Mendaki Tebing Cari Korban Gempa Cianjur

Fahmi Firdaus , Okezone · Jum'at 25 November 2022 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 337 2714847 12-jenazah-ditemukan-ini-momen-dramatis-tim-sar-susuri-sungai-dan-mendaki-tebing-cari-korban-gempa-cianjur-czqGXMkdYE.jpg Evakuasi korban/Foto: dok Polri

CIANJUR – Polri Bersama Tim SAR gabungan kembali menemukan jenazah korban gempa bumi dan tanah longsor di wilayah Cianjur Jawa Barat. Hingga saat ini, sudah 12 jenazah yang berhasil dievakuasi di Desa Cijedil Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

(Baca juga: Nyaris Tewas Tertimpa Reruntuhan, Bocah Korban Gempa Cianjur Ingin Kembali ke Sekolah)

“Giat Tim SAR gabungan terkini dari Jajaran Korps Brimob dan Basarnas yang berlokasi di longsoran bawah (dekat aliran sungai) Rumah Makan Sate Shinta di Desa Cijedil,”tulis pesan singkat yang diterima redaksi dari Humas Polri, Jumat (25/11/2022).

ist

Selain itu, Tim SAR juga telah menemukan jenazah korban gempa Cianjur di TK PGRI Desa Cijedil Kecamatan Cugenang. Hingga saat ini, sebanyak 272 korban meninggal berhasil ditemukan. Data tersebut masih akan terus diperbarui.

ist

Proses pencarian korban diketahui sangat sulit, bahkan Tim SAR gabungan mendaki tebing sambil membawa tubuh korban yang diletakan dalam kantong jenazah. Selain itu, mereka juga harus menyeberangi aliran sungai yang deras. Seluruh jasad korban diangkat menggunakan tandu bambu yang dibuat di sekitar lokasi.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, sejumlah jenazah telah ditemukan setelah Polri dan Basarnas kerahkan anjing pelacak atau K9 untuk mencari jenazah di Desa Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dedi menjelaskan dua dari lima jenazah tersebut merupakan ibu dan anak yang sedang berpelukan ketika tertimbun tanah longsor di Desa Cijedil.

"Dua dari lima jenazah yang ditemukan itu adalah ibu dan anak yang sedang berpelukan saat tim menemukannya," kata Dedi kepada awak media.

Dedi mengungkapkan bahwa proses evakuasi lima jenazah tersebut tidaklah mudah. Pasalnya, kata Dedi, lokasinya cukup sulit karena di bawah dan dekat sungai.

"Pengangkatan jenazah dilakukan menggunakan tandu bambu oleh enam orang personil gabungan di TKP," tutup Dedi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini