Share

Mensos Bilang Penghandang Bantuan Gempa Cianjur Tidak Mau Tinggalkan Rumahnya

Widya Michella, MNC Media · Jum'at 25 November 2022 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 337 2714721 mensos-bilang-penghandang-bantuan-gempa-cianjur-tidak-mau-tinggalkan-rumahnya-9LuSjih0jA.jpg Mensos Tri Rismaharinai (Foto : MPI)

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan pihaknya telah melakukan penyisiran terhadap sejumlah penghadang bantuan korban bencana gempa Cianjur.

"Mereka yang menghadang rata-rata mengungsi mandiri mereka tidak mau meninggalkan rumahnya. Kemudian dia buat tenda sekarang kita sisir," kata Mensos dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Jumat (25/11/2022).

Risma menyampaikan Kemensos juga memberikan tenda dan bahan makanan mentah kepada para pengungsi mandiri. Serta penyediaan air bersih.

"Kita akan bantu salah satunya masuk ke sawah-sawah itu kita akan ikuti. Jadi kemarin tangki air di hadang warga, ya memang tidak ada air, putus. Jadi akhirnya kita sisir, kita kasih tandon kita isi supaya tidak rebutan," ujar dia.

Lebih lanjut, pada hari ini, Kemensos akan mengerahkan seluruh kendaraan operasional untuk menyisir wilayah terdampak. Khususnya wilayah yang ada tenda-tenda kecil di sawah-sawah atau di rumah-rumah.

"Hari ini kita akan mengerahkan semua kendaraan operasional kita ke sana untuk membantu ke yang kecil-kecil karena sudah tidak bisa kita angkut karena kalau awal kita angkut pake truk sekarang tidak bisa," ujar dia.

"Sekarang dari posko dinsos Cianjur kemudian kita bagi kecil-kecil baru ke lokasi-lokasi tadi sudah kita packing untuk satu keluarga. Sehingga kalau ada yang minta kemudian kita bagi," tutur dia.

Diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 272 korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur , Jawa Barat per Kamis 24 November 2022. Data tersebut masih akan terus diperbarui.

"Jumlah korban hari ini sejumlah 272 jenazah, dari 272 korban ini, yang sudah teridentifikasi yakni 165 orang. Yang masih kita telusuri 107 orang," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers.

Adapun untuk korban hilang sebanyak 39 orang. Meski demikian, hingga kini pihak BNPB beserta sejumlah elemen terkait masih melakukan pencarian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini