Share

Anggota Timsus Kompol Aditya Ungkap Rekaman Ferdy Sambo dan Yosua Sebelum Dieksekusi

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Jum'at 25 November 2022 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 337 2714699 anggota-timsus-kompol-aditya-ungkap-rekaman-ferdy-sambo-dan-yosua-sebelum-dieksekusi-dtRsEn4E9j.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA -Saksi Anggota Dirtipidsiber Mabes Polri, Aditya Cahya memberikan kesaksiannya dalam kasus dugaan Obstruction of Justice pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Arif Rachman Arifin pada Jumat (25/11/2022) ini.

Anggota Tim Khusus Polri ini menjelaskan pentingnya kamera CCTV di Komplek Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan yang sempat hilang tersebut.

 (Baca juga: Heboh! Foto Lawas Nikita Willy Kompak Berbaju Putih dengan Ferdy Sambo)

Awalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan pada Aditya apakah DVR CCTV di pos satpam tersebut berisi data rekaman tentang lokasi dugaan pembunuhan Brigadir J terjadi. Aditya menyebut, CCTV yang sempat hilang dan akhirnya berhasil ditemukan itu memang berada di Pos Satpam, yang mana mengarah ke pintu pagar rumah dinas Ferdy Sambo.

Adapun rekaman CCTV itu merekam peristiwa pada tanggal 8 Juli 2022 lalu berdurasi 2 jam sejak sekira pukul 16.00-18.00 WIB. Data rekaman CCTV tersebut memperlihatkan peristiwa di luar rumah Ferdy Sambo sebelum dan sesudah terjadinya dugaan kasus pembunuhan.

"Saya tanya saksi, dalam rekaman DVR CCTV yang saudara sebut tadi, apakah itu sebuah petunjuk adanya suatu peristiwa sehingga rekaman itu sangat penting?," tanya Jaksa di persidangan, Jumat (25/11/2022).

"Karena itu menjadi bukti yang sangat penting, dari awal kasus ini dilaporkan adanya tembak-menembak. Padahal pada saat itu dari rekaman tersebut terlihat bahwa pada saat FS tiba di rumah tersebut, Yosua masih ada terlihat bolak-balik di depan rumah," jawab Aditya.

"Yang saksi jelaskan itu sangat penting adalah rekaman antara korban Yosua dengan FS ya?," tanya Jaksa lagi.

"Siap," tutur Aditya.

Jaksa pun menanyakan kala Aditya mendatangi Pos Satpam dekat rumah Ferdy Sambo guna mengecek CCTV di komplek Polri pasca kejadian dia melihat merek DVR CCTV yang sempat dinyatakan hilang itu. Aditnya mengaku kala dia datang itu dia tak melihat mereknya, dia hanya mendapatkan informasi saja dari sekurity komplek.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Aditnya hanya tahu DVR yang kala itu terpasang pada CCTV komplek masih berjalan normal. Kala itu, sekurity komplek juga menunjukan kardus DVR CCTV merek Gilens dengan serial number sekian, yang mana kala dicocokan dengan yang ada di Puslabfor pun sesuai.

"Apakah sempat saksi pernah melihat barang bukti seperti satu buah dus digital recorder warna putih garis biru abu-abu merek Gilens? Bila penuntut umum menunjukkan apakah yang dimaksud seperti ini?," tanya Jaksa sambil menunjukan kardus tersebu.

"Siap pernah, kami yang mengamankan itu. Betul, Gilens," kata Aditya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini