Share

PPATK Serahkan Hasil Analisis Rekening Gendut AKBP Bambang Kayun ke KPK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 25 November 2022 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 337 2714543 ppatk-serahkan-hasil-analisis-rekening-gendut-akbp-bambang-kayun-ke-kpk-N8nWq8vp9N.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah menganalisis transaksi keuangan di rekening gendut milik AKBP Bambang Kayun Bagus Panji Sugihato. Hasil analisis transaksi keuangan Bambang Kayun tersebut telah diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Semua sudah kami serahkan ke KPK. Salah satunya, hasil analisis," kata Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana saat dikonfirmasi, Jumat (25/11/2022).

Ivan memastikan bahwa PPATK sejak awal telah berkoordinasi dengan KPK dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi AKBP Bambang Kayun. Salah satunya, dengan membantu KPK menelusuri dugaan aliran dana suap dan gratifikasi AKBP Bambang Kayun.

"Kami sudah lama koordinasikan dengan KPK," terangnya.

PPATK telah menelusuri seluruh aliran dana yang berkaitan dengan AKBP Bambang Kayun tersebut. Termasuk soal dugaan aliran suap dan gratifikasi yang dilakukan melalui transfer rekening bank. Sayangnya, Ivan enggan membeberkan hasil temuan yang telah didapati PPATK tersebut. "Tanya penyidik ya," singkat Ivan.

Baca juga: KPK Bakal Kembangkan Aliran Dana Suap dan Gratifikasi AKBP Bambang Kayun

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan Perwira Polisi AKBP Bambang Kayun Bagus Panji Sugihato sebagai tersangka. Bambang Kayun ditetapkan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pemalsuan surat dalam perkara perebutan hak ahli waris PT ACM (Aria Citra Mulia).

Baca juga: AKBP Bambang Kayun Diduga Terima Suap Miliaran Rupiah Terkait Perkara Hak Ahli Waris

"Benar, KPK telah memulai penyidikan baru mengenai dugaan korupsi suap dan gratifikasi terkait dengan pemalsuan surat dalam perkara perebutan hak ahli waris PT ACM (Aria Citra Mulia)," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Bambang Kayun ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. Sedangkan tersangka pihak pemberi suap merupakan pihak swasta. Namun, KPK belum membeberkan secara terang nama-nama tersangka dalam kasus ini.

Berdasarkan informasi yang dikantongi MNC Portal Indonesia, Bambang Kayun diduga menerima suap dari Pasangan Suam Istri (Pasutri) Herwansyah dan Emilya Said yang merupakan buronan atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polri.

Bambang Kayun disinyalir telah menerima uang miliaran rupiah hingga mobil mewah saat menjabat sebagai Kassubag Pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) bagian Penerapan Hukum Biro Bankum Divisi Hukum Polri pada 2013 sampai dengan 2019.

Uang miliaran rupiah hingga mobil mewah tersebut diduga berkaitan dengan suap dan gratifikasi pemalsuan surat dalam perkara perebutan hak ahli waris PT ACM (Aria Citra Mulia).

KPK melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kemenkumham telah mencegah Bambang Kayun untuk bepergian ke luar negeri setelah ditetapkan sebagai tersangka. AKBP Bambang Kayun dicegah ke luar negeri untuk enam bulan ke depan terhitung mulai 4 November 2022.

Tak hanya itu, KPK juga telah melakukan pemblokiran terhadap rekening milik Bambang Kayun serta pihak-pihak yang terlibat dalam perkara ini. Diduga, ada nominal angka yang sangat fantastis di rekening AKBP Bambang Kayun.

Baca juga: KPK Yakin Dibeking Polri Tangani Kasus Suap AKBP Bambang Kayun

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini