Share

Lagi, Basarnas Temukan Empat Korban yang Tertimbun Longsor Akibat Gempa Cianjur

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 25 November 2022 09:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 337 2714511 lagi-basarnas-temukan-empat-korban-yang-tertimbun-longsor-akibat-gempa-cianjur-dj2zH7GmyY.jpg Basarnas evakuasi korban gempa Cianjur (Foto: Humas)

JAKARTA - Basarnas dan petugas gabungan kembali menemukan korban meninggal dunia yang sudah empat hari tertimbun longsor akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat. Sebanyak empat jenazah ditemukan di lokasi longsoran Warung Sate Shinta, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

Humas Basarnas, Agus Basori menginformasikan, keempat korban meninggal dunia tersebut berhasil ditemukan pada pagi tadi sekira pukul 07.25 WIB. Saat ini, keempat jenazah tersebut telah dievakuasi oleh petugas gabungan. Namun demikian, empat jenazah tersebut belum teridentifikasi.

"Penemuan empat orang korban meninggal dunia (Jumat, 25 November) di Warung Sate Shinta. Jenis kelamin belum teridentifikasi," ujar Agus Basori melalui pesan singkatnya, Jumat (25/11/2022).

Lebih lanjut, kata Agus, Basarnas saat ini telah menerjunkan sebanyak 1.408 personil pada operasi SAR gempa bumi Cianjur, Jawa Barat. Fokus tim Basarnas di hari keempat ini yaitu masih mencari 39 korban yang masih hilang.

Baca juga: Hari Kelima Gempa Cianjur, Tim SAR Lanjutkan Cari 39 Orang yang Masih Hilang

"Sesuai data, fokus operasi SAR mencari 39 korban yang hilang atau dalam pencarian," kata Agus.

Baca juga: Jumat Dini Hari, Dua Kali Gempa Susulan di Cianjur Dirasakan Warga Purwakarta

Agus membeberkan, tim SAR dibagi menjadi tiga kelompok dalam pencarian korban. Adapun rinciannya, tim A bekerja di area Warung Sate Shinta. Kata Agus, tim tersebut dibagi menjadi dua shift. Shift satu dengan kekuatan 241 personil serta lima anjing pencari dan shift dua dengan 245 Personil dan empat personil technical search peralatan life detector.

Kemudian, tim B beroperasi di area Cijendil RT 03 RW 1 Kecamatan Cugenang dengan kekuatan 472 Personil, empat anjing pencari, dan empat personil technical search peralatan life detector.

Sementara Tim C, beroperasi di Kampung Cicadas, Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang, dengan kekuatan 480 personil, dua anjing pencari, dan 4 personil technical search peralatan life detector.

"Total personil yang terlibat tercatat 1.408 orang dari Basarnas maupun Potensi SAR yang berasal dari 192 instansi dan organisasi," ungkapnya.

Sekadar informasi, gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022, sekira pukul 13.21 WIB. Gempa berpusat pada kedalaman 10 kilometer dengan koordinat 6.84 LS,107.05 BT atau tepatnya di sebelah barat daya Kabupaten Cianjur.

Selain korban jiwa, bencana itu mengakibatkan kerusakan material di 97 desa di 15 kecamatan. Data korban per 24 November 2022, korban hilang atau dalam pencarian sebanyak 39, korban meninggal dunia 272 orang, korban luka-luka 2.046 orang, dan mengungsi sebanyak 62.545 orang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini