Share

Hakim Cecar Kodir ART Sambo: Katakanlah yang Benar Walaupun Pahit

Rizky Syahrial, MNC Media · Jum'at 25 November 2022 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 337 2714374 hakim-cecar-kodir-art-sambo-katakanlah-yang-benar-walaupun-pahit-b33GmYiMVn.jpeg Sidang kasus pembunuhan terhadap Brigadir J. (Foto: Dok MPI)

JAKARTA - Majelis hakim kembali meminta Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo, Diryanto atau Kodir, untuk memberikan keterangan secara jujur saat persidangan.

Hal itu ketika Kodir menjadi saksi di persidangan obstruction of justice dalam kasus penembakan Brigadir Yosua, dengan terdakwa Baiquni Wibowo dan Chuck Putranto di PN Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2022).

Awalnya, hakim menanyakan kepada kodir soal ART yang mengurus di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan. Hal itu dikarenakan Kodir diperintah untuk pindah ke rumah pribadi Jalan Saguling.

 Baca juga: ART Jelaskan Mimik Wajah Ferdy Sambo Usai Tembak Yosua : Matanya Merah seperti Menangis

Hakim pun bertanya apakah ART ini pindah ke rumah Saguling akibat penembakan Yosua atau bukan.

"Apakah karena ada kejadian itu?" tanya hakim.

"Saya tidak tahu, yang mulia," jawab Kodir.

"Masa saudara tidak tahu?" tanya kembali hakim.

"Iya, yang mulia," jawabnya lagi.

Kodir mengatakan, tidak paham alasan dia dipindah dikarenakan peristiwa tersebut atau bukan. Dia hanya mengatakan ART di rumah Saguling yaitu Damianus Laba Kobam atau Damson.

"Terlalu berat bagimu untuk memahami itu?" tanyak Majelis Hakim lagi.

"Saya tidak tahu, yang mulia," kata Kodir.

"Ya jelas ya, setelah kejadian itu kamu baru dipindah. Itu kamu sudah di situ, disuruh lagi kan, di Saguling siapa ART-nya?" tanya Majelis Hakim.

"Ada Damson, Yang Mulia," kata Kodir.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Hakim pun beranggapan keterangan dari Kodir tidak masuk akal. Pasalnya Damson masih tetap bertugas di Rumah Saguling. Majelis hakim pun kembali meminta Kodir untuk jujur. 

"Supaya kamu berkata jujur saja, ya. Katakanlah yang benar walaupun pahit, ya," pinta Hakim.

"Kamu tidak dituntut mengatakan semua hal, tapi sesuatu hal yang kamu ketahui harus kamu sampaikan, jangan kamu tutup-tutupi. Beda dengan ujian, setiap pertanyaan yang diajukan harus bisa kita jawab," tambah Hakim.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini