Share

3 Peran Penting Soekarno Majukan Sepak Bola Indonesia

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Jum'at 25 November 2022 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 337 2714233 3-peran-penting-soekarno-majukan-sepak-bola-indonesia-wOsnR1PPQ1.jpg Soekarno main bola: Tangkapan layar media sosial/dok ANRI

SOEKARNO merupakan presiden pertama Indonesia sekaligus seorang proklamator. Diketahui, keterlibatan Soekarno pada sepak bola muncul pada 1932. Saat itu, Soekarno baru bebas dari Lapas Sukamiskin, Bandung.

Ia diminta untuk melakukan kick off pertama pada pertandingan PSSI. Momen tersebut sekaligus mengumumkan kepada masyarakat bahwa Soekarno telah bebas.

(Baca juga: Viral! Pimpinan Komisi III Desmond Mahesa Digeruduk Massa PDIP Dianggap Hina Soekarno)

Masyarakat lantas bersorak menyambut kebebasan Soekarno. Okezone pun mengulas sejumlah peran Bung Karno dalam sepak bola di Tanah Air.

1. Perkuat hubungan diplomatik dengan negara lain

Dalam Kongres PSSI pada 14-16 Mei 1932, secara resmi PSSI menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi organisasi. Hal ini yang membuat Soekarno semakin percaya sepak bola merupakan salah satu wadah guna mengampanyekan persatuan. Melalui sepak bola pula, Soekarno menguatkan hubungan diplomatik dengan negara lain.

Hal ini tampak ketika Indonesia mendatangkan pelatih dari Yugoslavia, Antun Pogacnik atau dikenal dengan pula dengan nama Toni Pogacnik, pada 1953.

Hal ini tentu menguatkan hubungan diplomatik serta sikap politik Soekarno dengan pemimpin Yugoslavia, Josep Broz Tito. Pada 1954, Toni Pogacknik resmi menjadi pelatih sepak bola bagi timnas Indonesia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

2. Bangun stadion bertaraf internasional

Soekarno berniat membangun stadion bertaraf internasional di Indonesia pada 1950, namun niat tersebut baru terlaksana pada 1960. Pembangunan stadion internasional tersebut juga dilakukan menyusu terpilihnya Indonesia sebagian tuan rumah Asian Games ke-4 pada 1962.

Stadion yang dikenal dengan GBK (Gelora Bung Karno) ini diresmikan oleh Soekarno pada Juli 1962. Setelah pelaksanaan Asian Games di GBK, dunia pun terpukau dengan kemegahan stadion GBK.

3. Soekarno sebut sepak bola pembentukan nasionalisme

 

Selain Asian Games, Indonesia juga menggelar Ganefo (Games of The New Emerging Forces), di mana kegiatan tersebut juga berpusat di stadion GBK. Saat itu, stadion GBK menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.

Sementara sepak bola merupakan simbol persatuan. Soekarno menggelorakan pentingnya sepak bola sebagai panggung serta alat perjuangan politik. Soekarno meyakini olahraga serta sepak bola menjadi pembentukan serta penerapan nasionalisme olahragawan, di mana olahragawan merepresentasikan wakil negara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini