Share

Terungkap! CCTV Kompleks Polri Duren Tiga Diganti 5 Orang Mengaku Polisi

Amelia Azizah Rahmah, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 337 2714222 terungkap-cctv-kompleks-polri-duren-tiga-diganti-5-orang-mengaku-polisi-SV2hi3LAQE.jpg Sidang perkara pembunuhan Brigadir J di PN Jaksel (Foto: MPI)

JAKARTA - Ketua RT05/RW01 Kompleks Polri Duren Tiga, Seno Sukarto mengungkap DVR CCTV diganti oleh 3 hingga 5 orang tidak dikenal yang mengaku polisi. Ia tidak tahu, karena penggantian tersebut dilakukan tanpa izin darinya selaku ketua RT.

Hal itu diungkapkan Seno dalam keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat sidang pemeriksaan saksi Seno Sukarto di obstruction of justice dengan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria. Saat ini Seno berhalangan hadir di persidangannya karena ia sedang sakit.

Ia menyatakan baru mengetahui tentang penggantian DVR CCTV pada 12 Juli yang diberitahu oleh Satpam di Komplek Duren Tiga.

"Saya tidak tahu atau menerima laporan tentang penggantian CCTV kompleks Polri," ujar Seno dalam keterangan BAP disampaikan oleh JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2022).

Dalam pernyataan BAP tersebut, Seno menjelaskan pada 9 Juli 2022 ada pihak tertentu yang mengganti sistem CCTV kamera ataupun DVR. Ia juga baru mengetahui adanya penembakan yang terjadi di kompleks duren tiga melalui berita di media massa.

Setelah itu, ia menghubungi satpam yang sedang melaksanakan piket yaitu Marzuki.

"Pada 9 Juli 2022 ada sekitar 3-5 orang yang datang mengaku sebagai anggota polisi ke pos pengamanan kompleks, tapi tidak beritahu di mana bertugas dan tidak berikan nama lalu mereka mengganti DVR CCTV yang lama dengan yang baru," ungkapnya.

Selain itu, Seno juga menyatakan selain dirinya yang harus diajukan dalam keterangan saksi ini yaitu keterangan dari saudara Marzuki dan saudara Ja'far.

"Bahwa yang dapat dimintai keterangan adalah saudara Marzuki dan saudara Ja'far sebagai satpam yang melaksanakan piket pada tanggal dan 8 dan 9 Juli," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini