Share

Ketua RT Ferdy Sambo Benarkan CCTV Pos Satpam Pernah Tersambar Petir

Rizky Syahrial, MNC Media · Kamis 24 November 2022 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 337 2714186 ketua-rt-ferdy-sambo-benarkan-cctv-pos-satpam-pernah-tersambar-petir-yMZksL03Hx.jpg Sidang pembunuhan Brigadir J di PN Jaksel (foto: dok MPI)

JAKARTA - Ketua RT di Kompleks Polri Duren Tiga, Irjen Purn Seno Sukarto mengatakan, CCTV dekat pos pengamanan Kompleks Polri Duren Tiga, yang mengarah ke rumah dinas Ferdy Sambo pernah tersambar petir.

Keterangan Seno ini tertulis dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), yang dibacakan JPU dalam sidang lanjutan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nur Patria pada kasusobstruction of justice penembakan Brigadir Yosua, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

 BACA JUGA: ART Jelaskan Mimik Wajah Ferdy Sambo Usai Tembak Yosua : Matanya Merah seperti Menangis

Menurut Seno, CCTV tersebut sempat mengalami perbaikan, usai tersambar petir. Hal itu pun menggunakan dana swadaya dari warganya.

“Pernah dilakukan perawatan atau perbaikan CCTV pada 22 Januari 2022 setelah rusak karena sambaran petir. Saat itu sudah diajukan pergantian DVR menggunakan dana swadaya dari warga,” jelas Seno dalam BAP-nya, Kamis (24/11/2022).

 BACA JUGA:ART Kodir Klaim 8 CCTV Komplek Polri Dibeli oleh Ferdy Sambo

Sebelumnya, Ketua RT 05 Kompleks Polri Duren Tiga, Irjen Purn Seno Sukarto menjelaskan soal kronologi penggantian DVR CCTV komplek, usai insiden penembakan Brigadir Yosua atau Brigadir J di rumah dinas eks Kadiv Propam Ferdy Sambo.

Seno yang berstatus saksi pada sidang obstruction of justice, berhalangan hadir karena kondisi kesehatan. Maka dari itu penjelasannya melalui keterangan tertulis dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dibacakan JPU.

Pembacaan tersebut berawal dari pemasangan DVR CCTV yang aktif selama 24 jam penuh, di beberapa sudut jalan kompleks. Selain itu terdapat DVR CCTV 8 channel yang terpasang di pos satpam.

"Dipasang sejak tahun 2016 yang merupakan hasil inisiatif dan pendanaan swadaya warga sehingga CCTV tersebut merupakan milik warga," kata JPU saat bacakan keterangan Seno dalam lanjutan sidang obstruction of justice dengan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria di PN Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2022).

Dalam hal ini, JPU membacakan jika proses perawatan tersebut dijalankan dengan cara swadaya, yang di bawah tanggung jawab satpam Kompleks Polri Duren Tiga.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini