Share

ART Kodir Klaim 8 CCTV Komplek Polri Dibeli oleh Ferdy Sambo

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 337 2714093 art-kodir-klaim-8-cctv-komplek-polri-dibeli-oleh-ferdy-sambo-mtspUyrhaX.jpg Ilustrasi (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Diryanto alias Kodir mengklaim delapan perangkat CCTV di Komplek Polri dibeli dari uang pribadi majikannya. Fakta itu berbeda dengan keterangan Ketua RT Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Seno Sukarto, yang menyatakan CCTV merupakan hasil patungan warga.

Hal itu diungkapkan Kodir saat bersaksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan perintangan penyidikan perkara pembunuhan berencana Brigadir J di PN Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2022).

Pernyataan itu terungkap kala majelis hakim menanyakan seputar keberadaan CCTV di Komplek Polri, Duren Tiga. Hakim pun menyinggung terkait kepemilikan CCTV tersebut.

"Untuk dulu yang masang Pak FS (Ferdy Sambo), Pak, untuk kebutuhan komplek," klaim Kodir menjawab pertanyaan majelis hakim.

Mendapat jawaban itu, majelis hakim pun merasa janggal dengan klaim Kodir. Menurut hakim, keterangan itu berbeda dengan para saksi lainnya.

"Kok baru sekarang? Saksi-saksi lain tidak seperti itu, jadi CCTV yang ada di komplek pemiliknya Pak FS?" tanya hakim.

"Untuk komplek, kalau yang masang Pak FS," jawab Kodir.

"Bukannya punya warga patungan?" tanya hakim kembali.

"Pak FS yang beli," ucap Kodir.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebagai informasi, keterangan Kodir berbeda dengan Ketua RT 05 Kompleks Polri Duren Tiga, Irjen Purn Seno Sukarto. Seno menerangkan pemasangan DVR CCTV yang aktif selama 24 jam penuh, di beberapa sudut jalan kompleks. Selain itu terdapat DVR CCTV 8 channel yang terpasang di pos satpam.

"Dipasang sejak tahun 2016 yang merupakan hasil inisiatif dan pendanaan swadaya warga sehingga CCTV tersebut merupakan milik warga," kata JPU saat bacakan keterangan Seno dalam lanjutan sidang obstruction of justice dengan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria di PN Jakarta Selatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini