Share

Hoaks Merajalela di Medsos, Ini Pesan Wapres: Saring Dulu, Baru Sharing

Binti Mufarida, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 337 2714011 hoaks-merajalela-di-medsos-ini-pesan-wapres-saring-dulu-baru-sharing-Fo357KPMnh.jpg Wapres Maruf Amin. (Foto: Ant)

JAKARTA - Masyarakat diharapkan bisa menyaring terlebih dahulu baru sharing informasi. Mengingat, saat ini marak hoaks atau berita bohong yang beredar terutama di media sosial (medsos).

“Apalagi sekarang banyak hoaks-hoaks, betul ya? Banyak-banyak tipuan, banyak kebohongan, bahkan yang benar pun bisa dibalik jadi tidak benar. Namanya disrupsi, jadi disrupsi,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin saat menghadiri peringatan Maulid Pondok Pesantren Al-Jauhari, Kp. Sangojar, Ds. Sindanggalih, Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

Saat ini, kata dia, adalah eranya menyamarkan kebenaran dengan kebatilan. “Namanya itu sekarang itu sudah eranya menyamarkan kebenaran dengan kebatilan. Saya menyebutnya itu sebagai antara benar dan salah kadang-kadang orang bingung.”

“Makanya Nabi mengajar kita doa, allahumma arinal haqqa, haqqa, perlihatkan kepada kami yang benar kelihatan benar, dan berikan kemampuan untuk mengikuti yang benar, wa arinal batila, batila, perlihatkan kepada kami yang batil itu batil, dan berikan kepada kami kemampuan untuk menjauhinya, dan jangan kami jadikan iltibas, terserupakan. Janganlah engkau terserupakan, antara yang bathil, kemudian kita menjadi sesat,” kata dia.

Wapres lalu mengingatkan agar informasi-informasi yang beredar harus bisa disaring terlebih dahulu. “Karena itu kalau kita mendengar berita jangan langsung diterima. Bahasa agamanya di tabayyun dulu, di cek dulu bener apa tidak. Bahasa sekarang itu, jangan sharing tapi di saring lebih dulu. Saring dulu baru sharing, kalau benar itu baik.”

Dirinya pun mengajak agar dakwah-dakwah sekarang bisa dilakukan secara digital. “Jadi dakwah kita juga harus kita lakukan dengan cara dakwah digital, karena itu saya menyebutnya sekarang Mujahid dakwah digital itu harus dimunculkan.”

“Bukan Mujahid dakwah (saja), tapi juga Mujahid dakwah yang bisa berdakwah melalui digital, digitalisasi dakwah itu harus kita lakukan karena alam nya seperti itu sekarang dan medannya seperti itu,” kata Maruf.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini