Share

Sambangi Tenda Pengungsi, Jokowi Berikan Bantuan Sarung dan Mukena

Raka Dwi Novianto, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 337 2713944 sambangi-tenda-pengungsi-jokowi-berikan-bantuan-sarung-dan-mukena-AVBsj01GSJ.jpg Presiden Jokowi beri bantuan ke pengungsi gempa Cianjur/Foto: Biro Setpres

JAKARTA - Presiden Joko Widodo kembali meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak gempa bumi dalam kunjungannya ke Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 24 November 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden memberikan bantuan berupa sarung dan mukena serta makanan kepada para pengungsi yang menjadi korban gempa magnitudo 5,6 tersebut.

 BACA JUGA:Kisah Terenavindu, Guru yang Luluhkan Kertanagara Raja Singasari yang Congkak

"Ini untuk yang Bapak-Bapak ada sarung, Ibu-Ibu ada mukena. Semua dapat," ujar Presiden kepada para pengungsi di tempat pengungsian Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis (24/11/2022).

Jokowi juga meminta para pengungsi untuk sabar dalam menghadapi cobaan berupa bencana alam ini. Presiden menjelaskan bahwa pemerintah akan segera memberikan sejumlah bantuan kepada para pengungsi yang rumahnya mengalami kerusakan.

 BACA JUGA:Prabowo Ingin Perbanyak Kerja Sama Industri Pertahanan dengan Korsel

"Semuanya sabar. Pemerintah akan segera (memberikan bantuan) nanti bisa dibangun sendiri, bisa dibangunkan oleh pemerintah, nanti akan segera dilaksanakan kalau sudah situasinya mereda," ungkap Presiden.

Sementara itu, Ade Supriadi yang merupakan Ketua RW 02 di Desa Cijedil, mengaku sangat bersyukur atas kehadiran Jokowi di wilayah tersebut.

"Saya sangat sangat bersyukur karena kampung saya bisa dikunjungi oleh Bapak Presiden langsung ke wilayah saya," ucap Ade.

Ade juga mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi turut memberikan bantuan sebesar Rp5 juta rupiah untuk diberikan kepada seluruh warga dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Peruntukannya yaitu buat kebutuhan seluruh warga RW 02, baik itu buat beli sampo, sabun, pasta gigi, dan kebutuhan-kebutuhan yang lainnya," tutur Ade.

Ade pun berharap pemerintah dapat segera melakukan pembangunan terhadap rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa bumi. Menurut Ade, hampir 90 persen rumah warga yang ada di wilayah tersebut mengalami kerusakan.

"Besar harapan pembangunan untuk rumah tersebut yang sudah hancur. karena dari sekian ribu banyak rumah di sini, yang hancur itu bisa dikatakan 90 persen, yang rusak berat," tandasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini