Share

Gempa Cianjur, Jokowi Minta Distribusi Logistik dan Evakuasi 39 Korban Tertimbun Dijadikan Prioritas

Bachtiar Rojab, MNC Media · Kamis 24 November 2022 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 337 2713833 gempa-cianjur-jokowi-minta-distribusi-logistik-dan-evakuasi-39-korban-tertimbun-dijadikan-prioritas-52nJb3yXyp.jpg Presiden Jokowi datangi lokasi gempa Cianjur (foto: MPI/Bachtiar)

CIANJUR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mendatangi kawasan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Hal itu, sebagai bentuk meninjau masyarakat usai terkena musibah gempa 5,6 Magnitudo beberapa hari lalu.

"Pagi hari ini saya kembali ke Kabupaten Cianjur setelah dua hari yang lalu ke sini. Saya ingin memastikan proses evakuasi berjalan dengan baik," ujar Jokowi di kawasan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

 BACA JUGA: Presiden Jokowi Kembali Datangi Lokasi Gempa Cianjur

Hal itu, tambah Jokowi, dikarenakan masih banyak korban tertimbun gempa yang belum dievakuasi. Sehingga, Ia meminta agar jajaran terkait mempercepat proses evakuasi.

"Karena kita tahu di sini masih ada 39 yang belum ditemukan di satu titik. Jadi, proses evakuasi jadi prioritas," tuturnya.

 BACA JUGA:Nestapa Penyintas Gempa Cianjur, Bertahan di Gelap Malam Berbekal Penerangan Seadanya

Di sisi lain, kata Jokowi, Ia juga ingin memastikan logistik di kawasan bencana, tetap ada dan memenuhi bagi warga setempat.

"Kedua ingin memastikan logistik di lapangan terdistribusikan dengan baik, makanan, obat-obatan, logistik semuanya terjunkan," ungkapnya.

 

"Termasuk kekurangan tenda yang ada di. Tadi ada juga keluhan air juga karena memang titiknya banyak. Jadi, butuh waktu untuk mendistribusikan," sambungnya.

Diketahui, Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi Magnitudo 5,6 (M5,6) di Kabupten Cianjur, terus bertambah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, total korban meninggal sebanyak 284 orang, 122 di antaranya sudah teridentifikasi, Rabu (23/11/2022).

Angka itu bertambah lima orang dibandingkan dengan data Selasa (22/11/2022), yakni, 269 korban meninggal. Sampai saat ini, pencarian korban di reruntuhan bangunan dan tanah longsor terus dilakukan tim search and rescue (SAR) gabungan di empat lokasi yang menjadi pusat gempa.

BPBD Jabar juga mencatat, jumlah warga Cianjur yang dinyatakan hilang 151 orang, korban luka 1.858 jiwa dan 58.362 jiwa yang mengungsi. Total rumah yang rusak sebanyak 28.07 unit. Perinciannya, rumah rusak ringan 8.634 unit, sedang 3.723, dan berat 14.811. Data tersebut terus diperbarui setiap hari dan direkap pada sore hari di posko darurat yang dipusatkan di Pendopo Cianjur.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini