Share

Dear Maling! BMKG: Jangan Mencuri, Rumah Korban Gempa Cianjur Bisa Roboh

Muhammad Farhan, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 337 2713696 dear-maling-bmkg-jangan-mencuri-rumah-korban-gempa-cianjur-bisa-roboh-J5Y8iKpEsX.jpg Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menanggapi aduan warga korban gempa Cianjur yang melihat tindakan pencurian di rumah-rumah imbas gempa. Pihaknya mengimbau agar menjauhi rumah-rumah yang rusak supaya tidak tertimpa runtuhan bangunan yang hampir roboh.

Menurut Dwikorita, rumah yang rusak tersebut berpotensi membahayakan bagi siapapun yang hendak kembali menyelamatkan barang-barang berharga. Ia pun berkelakar jika ada yang memiliki niatan untuk mencuri, hanya menjerumuskan diri mendekati bahaya.

"Kalau misalnya rumah itu sudah retak atau apalagi rusak, mohon untuk tidak kembali masuk ke dalam rumah. Sehingga ini kalau ada pencurian, yaa pencurinya hati-hati lah karena rumahnya bisa roboh," ujar Dwikorita sembari terkekeh saat jumpa pers yang ditayangkan kanal Youtube, Kamis (24/11/2022).

"Bagi yang berminat untuk mencuri, selain dosa, hati-hati rumah itu bisa roboh loh sewaktu-waktu. Jangan kembali lah," lanjut Dwikorita.

BACA JUGA:Gempa Susulan M2,2 Kembali Guncang Cianjur 

Untuk diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kerugian materil rumah rusak dilaporkan sebanyak 56.320 unit rumah. Adapun rinciannya, rusak ringan sebanyak 22.090 unit, rusak sedang sejumlah 11.641 unit, rusak berat 22.241 unit.

BACA JUGA:Mobil Logistik Gempa Cianjur Dicegat Warga, Ini Kata Kepala BNPB 

Sementara itu, sebanyak 271 korban meninggal dunia dan korban hilang sebanyak 40 orang. "Meski demikian, hingga kini pihak BNPB beserta sejumlah elemen terkait masih melakukan pencarian," ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers, Rabu 23 November 2022.

Kemudian, sebanyak 61.908 orang mengungsi akibat gempa Cianjur, Jawa Barat per Rabu 23 November 2022. Selain itu, dilaporkan juga korban luka-luka sebanyak 2.043 orang,

"Data tersebut masih akan terus diperbarui," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini