Share

Mobil Logistik Gempa Cianjur Dicegat Warga, Ini Kata Kepala BNPB

Muhammad Farhan, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 337 2713648 mobil-logistik-gempa-cianjur-dicegat-warga-ini-kata-kepala-bnpb-ig2qzi6CUL.jpg Kepala BNPB Suharyanto (Foto: Dok BNPB)

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto menanggapi viralnya video di media sosial yang menampilkan warga pengungsi yang mengadang distribusi logistik bagi korban gempa.

Menurut Suharyanto, kondisi tersebut memang terjadi di setiap jalur-jalur yang menuju lokasi dampak gempa terparah. Mengingat, banyaknya pihak-pihak yang mengaku sebagai relawan guna mendistribusikan bantuan secara mandiri.

BACA JUGA:Warga yang Cegat Mobil Logistik Korban Gempa Cianjur Dibebaskan! 

Kondisi banyaknya bantuan logistik yang tidak melalui satu jalur koordinasi, menyebabkan adanya pengadangan yang tidak diinginkan.

"Untuk mencegah itu, makanya saya mengatakan dibuat alur distribusi logistik yang tertib dan teratur. Daripada membawa logistik sendiri, belum tentu juga nanti diterima dengan baik, lebih baik dikumpulkan di posko kemudian nanti dimasukkan ke gudang sehingga Camat atau Kepala Desa bisa ambil lalu langsung didistribusikan ke pengungsi," ujar Suharyanto saat konferensi pers melalui kanal Youtube BNPB, Rabu (23/11/2022).

 

Penjelasan BNPB ihwal distribusi logistik kepada masyarakat, menurutnya rentang komunikasi tersebut terlalu jauh. Ia menilai masyarakat yang membutuhkan logistik tersebut dapat berkoordinasi langsung dengan kepala desanya.

"Makanya kan yang paling tahu kepala desanya, Babinsanya, Babinkamtibmas nya. Jadi jika bingung (masalah distribusi logistik), mereka langsung bisa bertanya dengan kepala desanya. Semisal, yang desanya Rancagoong, yaa cari kepala desa Rancagoong," tutur Suharyanto.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ia mengaku distribusi logistik kepada pengungsi tersebut, memang belum terbentuk sistemnya. Sebab itu, kondisi pengungsi yang membutuhkan logistik tidak teratur karena mengambil di mana pun.

"Maka mulai besok (hari ini, red) sudah diharapkan agar lebih tertib dan sistematis. Soalnya tadi ada (pengungsi) yang menyerbu gudang BPBD, banyak masyarakat yang menyerbu untuk ambil logistik tersebut," ujarnya.

Sekadar informasi, polisi mengamankan sejumlah oknum warga yang melakukan pencegatan terhadap mobil pengangkut logistik bagi korban gempa di Kabupaten Cianjur. Polisi bertindak tegas menyusul beredarnya video berisi aksi pencegatan tersebut.

Dalam video terlihat, sejumlah oknum warga tampak menghalangi laju mobil yang hendak menuju lokasi terdampak gempa. Bahkan, seorang oknum warga terlihat terus berdiri tepat di depan ambulans sambil mengangkat tangannya seakan memberi kode bahwa ambulans tersebut tidak boleh melintas.

"Kita dijegat ya. Orang-orang ini minta bantuan diturunin di sini. Sementara kita Mau ke ujung. Orang-orang ini berhentiin semua mobil yang ada tanpa terkecuali ambulans. Lokasi tidak jauh dari SMP Terbuka Cigunang (Cugenang-red) Rancagoong. Hati-hati buat semua relawan," tulis keterangan dalam video tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, pihaknya melalui Polres Cianjur sudah menangani peristiwa tersebut. Bahkan, oknum warga tersebut telah diamankan.

"Pelaku sudah diamankan, sekarang lagi diperiksa. kita tunggu hasilnya, nanti diinfo lagi," kata Kombes Pol Ibrahim.

Setelah menjalani pemeriksaan dan mengakui kesalahannya, para pelaku dibebaskan.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini