Share

Berikan Tausiyah di Lombok Timur, TGB Ajak Warga Doakan Korban Gempa Cianjur

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 23 November 2022 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 337 2713536 berikan-tausiyah-di-lombok-timur-tgb-ajak-warga-doakan-korban-gempa-cianjur-Kmkdj5p2Pz.jpg TGB berikan tausiyah di Lombok Timur (Foto: istimewa/Okezone)

LOMBOK TIMUR - Ketua Umum PB NWDI TGB HM Zainul Majdi mengunjungi Pondok Pesantren Darunnadwah Al -Majidiah NWDI Aikmel di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (23/11/2022).

Ribuan jemaah hadir mendengarkan langsung ceramah dari Cucu Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid itu. Cerah TGB tersebut melepaskan kerinduan jamaah dengan mantan Gubernur NTB tersebut.

Jemaah juga datang membawa anak mereka untuk dapat mendapat keberkahan. Satu-persatu jamaah mengantre untuk dapat bersalaman dengan TGB Zainul Majdi.

Dalam tausiahnya, TGB juga mengajak jamaah untuk mendoakan para korban gempa Cianjur. Kata dia, bencana alam tersebut juga pernah terjadi di NTB pada 2018 silam.

“Kita tahu beratnya hati yang tak tenang setiap saat, begitu gempa terjadi hati tak pernah tenang. Goyang sedikit ya Allah, dua hari lalu saudara kita di Cianjur juga mendapat musibah,” kata dia.

Baca juga: Salah Satu Bahasa Paling Banyak Digunakan di Dunia, TGB: Tradisi Berbahasa Arab Harus Dimulai dari Anak Muda

“Mari kita bacakan Al Fatihah untuk saudara-saudara kita yang meninggal di Cianjur,” sambungnya.

Baca juga: TGB: KH Ahmad Dahlan Warisi Kekuatan Rohani dan Determinasi Sebarkan Amal Soleh

Selain itu, Doktor Ahli Tafsir Alquran ini juga mengajak jemaah yang hadir mendoakan korban yang sakit maupun luka-luka akibat gempa bermagnitudo (M) 5,6 itu agar segera diberi kesembuhan.

“Semoga disembuhkan Allah dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

TGB juga menyinggung mengenai peletakan pembangunan di Pondok Pesantren Darunnadwah Al -Majidiah NWDI Aikmel. Peletakan batu pertama ini menunjukkan semangat bersama untuk beramal saleh. Memanfaatkan waktu kehidupan dari Allah, diberikan umur, diberikan jatah kesempatan.

“Mari manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ucapnya.

Di dalam Alquran, sambungnya, saat Allah menyampaikan orang-orang hebat, masyarakat yang maju, peradaban atau bangsa yang mulia meninggalkan karya luar biasa, diantaranya adalah Bangsa Irom yang meninggalkan bangunan bertiang besar. Seperti pula di Mesir dengan adanya Piramida di Mesir yang memiliki batu besar.

“Bagaimana batu-batu itu dapat diangkat. Padahal zaman itu belum ada mesin Hidrolik,” ujarnya.

Ketua Harian Nasional Perindo ini menambahkan bahwa dari dahulu peradaban manusia telah berusaha membangun kehidupan yang megah, bukan hanya hari ini saja. Bila hari ini orang mengatakan peradaban manusia canggih, sesungguhnya setiap masa peradaban manusia memberikan yang paling hebat.

“Bahkan, bila membaca Surat Al Kahfi ada kisah Dzulkarnain pada masa berapa ribu tahun lalu, kemampuannya membuat lembah diantara dua gunung untuk membangun satu penahan supaya sekelompok orang yang membuat kerusakan tak menganggu mereka,” terangnya.

“Bila kita baca benteng itu dibangun dengan cara yang canggih,” tambahnya.

Baca juga: TGB: Pengalaman Muhammadiyah dalam Berdakwah Bisa Ditularkan ke Ormas Lain

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini