Share

Wapres: MBZ Sebut Indonesia Berpotensi Menjadi Negara yang Besar

Binti Mufarida, MNC Portal · Rabu 23 November 2022 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 337 2713447 wapres-mbz-sebut-indonesia-berpotensi-menjadi-negara-yang-besar-Haluccg6sn.jpg Wakil Presiden Maruf Amin (Foto: Satwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengungkapkan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed (MBZ) menyebut Indonesia berpotensi menjadi negara yang besar. Saat pertemuan keduanya di Abu Dhabi beberapa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan Wapres di depan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri Muktamar Nasional Ke-41 Al Irsyad Al Islamiyyah, di Purwokerto, Jateng, Rabu (23/11/2022).

“Ketika saya kemarin ini, pak Ganjar, ketika saya menghadiri mewakili Presiden mengakhiri acara KTT perubahan iklim di Mesir Saya tidak tahu ternyata ada Bupati dari Banyumas juga hadir, dan Saya mampir di Abu Dhabi bertemu presiden Emirat, MBZ Mohammed bin Zayed, beliau mengatakan bahwa Indonesia itu negara besar, mempunyai sumber daya yang besar dan mempunyai sumber daya alam yang besar, sumber daya manusia yang besar, dan berpotensi akan menjadi negara yang besar kedepannya,” kata Wapres.

Tapi kuncinya, kata Wapres, adalah sumber daya manusia (SDM) yang unggul. “Karena itu pemerintah menjadikan pembangunan SDM yang unggul merupakan salah satu prioritas program.”

Apalagi, Wapres mengatakan Indonesia Emas 2045 tinggal 23 tahun lagi. “Dan Indonesia emas itu hanya tinggal 23 tahun, 2045, 23 tahun. Artinya kita harus mencapai cita-cita kemajuan, pembangunan, pemerataan, keadilan itu dalam tempo 23 tahun kedepan karena itu perlu sumber daya manusia unggul juga perlu pemimpin yang transformatif dan visioner dan inovatif sehingga tujuan kita itu akan bisa tercapai dengan cepat, Insya Allah,” katanya.

“Kita memang alhamdulillah, kita diberikan oleh Allah SWT sumber daya yang banyak. Kalau kita melihat menyimak Alquran mengatakan Allah menjadikan bukit-bukit di atas bumi ini, kemudian Allah memberkati bumi dan menentukan makanan-makanannya tadi sudah disebutkan pak Ganjar, kita banyak makanan itu baru di Banyumas saja kan, belum di mana-mana,” kata Wapres.

“Orang saya diberi informasi di Papua Barat itu pisang saja ada 125 varian, itu di Papua Barat saja. Apalagi yang lain-lain,” tambahnya.

Oleh karena itu, Wapres mendorong agar sumber daya alam yang melimpah harus dimanfaatkan. “Tadi saya di Pontianak membuka ikatan saudagar muslim Indonesia dan saya meninjau satu pabrik yang mengelola rambutan ada di situ nanas, ada di situ apalagi-apalagi gitu, kemudian yang biasanya tuh dibuang dibuang karena itu di sekarang diolah dan dapat diekspor, yang biasanya kalau panen terbuang sekarang bisa di hilirisasi bisa dibuat produk dikalengkan dan bisa dikirim ke luar negeri.”

“Ini adalah karena apa? Karena kita memiliki teknologi, memiliki ilmu pengetahuan dan kita bisa menghilirisasi dan memanfaatkan itu. Ini apa yang Allah berikan kepada kita harus kita lakukan itu,” jelas Wapres.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini