Share

Wapres Maruf: Pemilu, Pilpres, dan Pileg Jangan Membuat Kita Terpecah Belah!

Binti Mufarida, MNC Portal · Rabu 23 November 2022 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 337 2713428 wapres-maruf-pemilu-pilpres-dan-pileg-jangan-membuat-kita-terpecah-belah-ME3LVZHmgl.jpg Wapres Ma'ruf Amin (foto: Satwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengingatkan agar kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu), Pemilihan Presiden (Pilpres), ataupun Pemilihan Legislatif (Pileg) membuat masyarakat menjadi terpecah, juga terbelah.

“Dimana-mana saya katakan Pemilu, Pilpres, Pileg, berbeda partai berbeda capres supaya tidak membuat kita terbelah. Jangan kita kemudian menjadi terpecah,” tegas Wapres saat menghadiri Muktamar Nasional Ke-41 Al Irsyad Al Islamiyyah, di Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu (23/11/2022).

Apalagi, kata Wapres, dalam agama Islam pada Alquran sudah diajarkan pedoman untuk menghargai perbedaan.

“Kita sudah punya pedoman dalam kita beragama saja kita sudah punya pedoman lakum dinukum waliyadin, bagimu agamamu bagiku agamaku tapi kita tetap saudara sebagai bangsa,” tuturnya.

 BACA JUGA:Pemilu 2024, Airlangga: Kader Golkar Tidak Boleh Diadu Domba!

“Dalam berbeda partai ya kita juga begitu lakum partaiukum walana partaiuna, bagimu partai kamu bagi kami partai kami, tetap bersaudara. Berbeda capres lakum capresukum walana capresuna, tidak perlu ada perseteruan. Kita tidak boleh berbeda kemudian berseteru. Mudah-mudahan kita bisa menjaga ukhuwah dengan sebaik-baiknya,” tegas Wapres.

Apalagi, Indonesia kata Wapres dianggap sebagai negara yang paling toleran. “Sekarangpun orang sudah sedang mencari itu bagaimana bentuk membangun kehidupan yang rukun toleran. Dan ternyata kita Indonesia umat Islam Indonesia bangsa Indonesia ini dinilai oleh orang Alhamdulillah sebagai bangsa yang paling toleran,” katanya.

 BACA JUGA:Tutup Muktamar Muhammadiyah, Wapres Ingatkan Jaga Persatuan saat Pemilu 2024

Dia pun menceritakan belum lama ini, perkumpulan cendekiawan Islam di dunia yakni Majelis Hukama Al Muslimin yang berpusat di Abu Dhabi datang menemuinya untuk belajar toleransi di Indonesia.

“Buktinya apa? Belum lama ini itu kumpulan orang-orang pandai umat Islam di dunia yang berpusat di Abu Dhabi dan dipimpin ketuanya oleh Syaikhul Azhar Profesor datang ke Indonesia dan menemui saya. Dan utusan yang mengatakan, kami datang ke Indonesia kami mau belajar kepada Indonesia, bukan mau mengajari orang Indonesia, tapi belajar tentang toleransi,” paparnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(wal)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini