Share

Sesar Cimandiri Diragukan Jadi Penyebab Gempa Besar Cianjur, Ada Sesar Lain?

Arif Budianto, MNC Portal · Rabu 23 November 2022 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 337 2713319 sesar-cimandiri-diragukan-jadi-penyebab-gempa-besar-cianjur-ada-sesar-lain-aPvjBY5ae0.jpg Gempa Cianjur. (Foto: BMKG)

BANDUNG - Sesar Cimandiri yang disebut-sebut sebagai penyebab gempa bumi magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Baray ternyata masih diragukan. Hal itu berkaca pada jauhnya posisi pusat gempa dari sesar Cimandiri yang membentang dari Sukabumi hingga Bandung Barat.

“Yang jelas, saya yakin ini bukan bagian dari sesar Cimandiri, meskipun arahnya sama,” kata Dosen Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran Ismawan, dilansir dari keterangan tertulis Kanal Media Unpad, Rabu (23/11/2022).

Pasalnya, dia menjelaskan, kawasan Cugenang yang menjadi episenter gempa Cianjur berjarak sekira 10 kilometer di sebelah utara jalur patahan Cimandiri. Jalur sesar Cimandiri sendiri bermula dari Palabuhanratu lalu membentang ke arah timur dan berbelok ke utara di sekitar kawasan episenter gempa kemarin.

BACA JUGA:Kisah Haru Anak 5 Tahun Masih Bernyawa Usai Tertimbun Reruntuhan Gempa Selama 3 Hari

BACA JUGA:Perjuangan Seorang Ibu yang Rela Terobos Jalan Putus Usai Gempa Cianjur untuk Selamatkan Anaknya 

Selain itu, dugaan ini juga diperkuat dengan hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa lebar dari sesar Cimandiri adalah berkisar 8–10 meter. Selain itu, kontur dari sesar Cimandiri memiliki kemiringan ke arah selatan, sehingga lokasi episenter gempa dengan kedalaman 10 kilometer dipastikan berada di luar jalur sesar tersebut.

Analisa dia, kemungkinan gempa ini diakibatkan oleh pergerakan sesar baru yang belum banyak diketahui orang. Dikatakan belum banyak diketahui orang karena bisa jadi jejak-jejak pelurusan sesar tersebut tertutupi oleh beberapa faktor.

Dirinya melanjutkan, jika melihat lokasi episenter yang berada dekat dengan Gunung Gede, maka kemungkinan jejak-jejak sesar tersebut tertutupi oleh endapan gunung api.

“Ini dimungkinkan karena kalau sesar lama biasanya ada jejak-jejak pelurusan yang menunjukkan bahwa di situ ada sesar. Di sana karena batuan vulkanik, jejak pelurusannya itu kelihatan tidak ada,” ujarnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dilihat dari focal mechanism gempa Cianjur, dia menjelaskan, ada dua kemungkinan jalur sesar yang belum teridentifikasi tersebut, yaitu: barat-timur atau utara-selatan. Namun, kemungkinan besar, jalur sesar tersebut mengarah barat-timur.

Dirinya juga menyanggah bahwa gempa bumi tersebut diakibatkan oleh aktivitas gunung api. “Justru sebaliknya, dikhawatirkan aktivitas sesar tersebut apakah akan memicu aktivitas vulkanik atau tidak,” kata dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini