Share

3 Tokoh Kopassus yang Melegenda, Danjen Pertama Rela Keluar dari Militer Belanda demi Indonesia

Alifia Gita Riani, Litbang Okezone · Kamis 24 November 2022 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 337 2713189 3-tokoh-kopassus-yang-melegenda-danjen-pertama-rela-keluar-dari-militer-belanda-demi-indonesia-Za5kSXS7b9.jpeg Idjon Djambi. (Foto: Dok Ist)

PASUKAN elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat merupakan pasukan yang disegani. Pasukan ini dibekali kemampuan untuk menguasai berbagai medan tempur, baik darat, laut maupun udara.

Sejak dibentuk, Kopassus telah banyak menelurkan prajurit yang mumpuni bahkan menjadi legenda di dunia militer. Berikut beberapa tokoh Kopassus yang menjadi legenda.

1. Slamet Riyadi

Membicarakan tokoh legenda Kopassus tentu tidak bisa tanpa menyinggung sosok Ignatius Slamet Riyadi. Slamet Riyadi adalah orang yang menginisiasi terbentuknya sebuah pasukan yang kelak bernama Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Sewaktu TNI menumpas pemberontakan RMS (Republik Maluku Selatan) di Maluku, pada Juli 1950, serangan yang dilancarkan pasukan banyak digagalkan oleh pihak pemberontak. Melihat hal ini, Slamet Riyadi lantas mempelopori terbentuknya sebuah satuan pemukul yang dapat bergerak cepat. Tidak hanya bergerak cepat menghadapi target, satuan ini juga diharapkan mampu menguasai berbagai medan berat.

Baca juga:  Kisah Sintong Pandjaitan saat Prabowo Dimutasi dari Kopassus

Sayang, Letkol Slamet Riyadi, yang saat itu menjadi komandan operasi, gugur di tangan musuh. Namun, gagasannya dilanjutkan oleh pimpinan perang Letkol AE Kawilarang. Pada April 1952, Kesatuan Komando Teritorium III dibentuk. Satuan inilah yang menjadi cikal bakal Kopassus.

Atas jasanya, Slamet Riyadi telah menerima sejumlah tanda kehormatan secara anumerta yakni, Bintang Sakti, Bintang Gerilya, dan Satya Lencana Bakti. Ia juga diberikan gelar Pahlawan Nasional oleh pemerintah pada tahun 2007. Namanya digunakan sebagai nama jalan utama di Surakarta.

2. Alex Kawilarang

Kolonel Alex Evert Kawilarang atau AE Kawilarang adalah salah satu tokoh Kopassus yang melegenda. Bersama Slamet Riyadi, ia pernah memimpin penumpasan pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) di Ambon, Maluku. Ia juga merupakan perwira yang membentuk pasukan komando Angkatan Darat, yang gagasannya datang dari Slamet Riyadi.

Kesatuan Komando Teritorium III yang dibentuknya ini kelak berubah-ubah namanya hingga akhirnya menyandang nama Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada 1985.

AE Kawilarang tumbuh dalam keluarga militer. Ia menjadi perwira, mengikuti jejak ayahnya yang merupakan seorang mayor KNIL. Berbagai jabatan militer pernah diemban AE Kawilarang. Selain berhasil menumpas RMS, ia juga berjasa dalam penumpasan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dan DI/TII.

3. Mochammad Idjon Djanbi

Dalam sejarah Kopassus, Idjon Djanbi merupakan salah satu tokoh yang melegenda dan berpengaruh. Meski dirinya adalah orang Belanda dan pernah menjadi perwira instruktur Pasukan Khusus Belanda, namun ia membuktikan keberpihakannya kepada Indonesia dengan keluar dari militer Belanda dan kemudian bersedia membantu pelatihan satuan yang dibentuk oleh AE Kawilarang.

Pemilik nama asli Rokus Bernadus Visser ini punya berbagai keahlian tempur, baik pertarungan tangan kosong maupun menggunakan senjata. Oleh karena itu, AE Kawilarang menunjuknya sebagai pelatih satuan elite untuk mampu menumpas pemberontakan DI/TII.

Ia menerima tawaran tersebut karena ingin mengasah mental serta fisik para anggota TNI AD terpilih sehingga mampu menjadi prajurit yang tangguh dan berkualitas tinggi. Mochammad Idjon Djanbi lantas didapuk sebagai komandan pertama Kesatuan Komando Teritorium III. Namun, pada 1956, Idjon Djanbi memutuskan untuk mundur dari TNI.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini