Share

Listrik Masih Padam, Warga Cianjur Bergantian Ngecas HP Pakai Genset Keliling

Bachtiar Rojab, MNC Media · Rabu 23 November 2022 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 337 2713094 listrik-masih-padam-warga-cianjur-bergantian-ngecas-hp-pakai-genset-keliling-UX9laMp0Sf.JPG Pengungsi Gempa Cianjur (Foto: MPI)

JAKARTA - Pascagempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) lalu. Warga Kecamatan Cugenang, masih belum mendapatkan listrik. Sehingga, mereka memutar otak guna mengisi daya ponselnya.

Dalam pantauan MNC Portal di lokasi, tepat pada Rabu (23/11/2022) warga dari berbagai kampung berkerumun di Desa Sukajaya, Kecamatan Cugenang. Pasalnya, terdapat genset keliling yang tengah dimanfaatkan warga.

Terlihat, para remaja tanggung usia tengah ramai melingkari terminal listrik. Mereka, duduk dengan tertib menunggu daya ponselnya hingga terisi penuh.

"Ini kan nggak cuma dari satu kampung, banyak dari Kampung Jambudipa, Kemang, Cisalak, Warung Jengkol dan lain-lain," ujar salah seorang warga Jambupida Kecamatan Cugenang, Tatang Sunarya kepada MPI, Rabu (23/11/2022).

Mereka yang datang, kata Tatang, berdasarkan informasi dari rekan sejawatnya. Bahkan, kata Tatang, banyak yang datang dari jarak lebih dari 5 km.

"Paling jauh dari Warung Gedang, yang di atas itu lebih dari 5 km," tuturnya.

Kendati demikian, lanjut Tatang, tidak ada insiden saling rebut-rebutan selama adanya genset keliling ini. Meskipun, tidak ada aturan yang tertulis terkait penggunaan genset ini.

"Kalau aturan nggak ada, cuma mereka bawa terminal masing-masing jadi kalau mau ngecas satu bawa terminal baru ngikut terminal nah baru jadi saling sambung," paparnya.

Di sisi lain, Petugas Tower Mitra Telkomsel, Fery Ilham (35) mengatakan, pada mulanya genset ini digunakan untuk membackup sinyal dikarenakan banyaknya tower yang rusak.

"Buat backup sinyal karena tower butuh listrik, sementara PLN mati jadi diketok dulu pake genset gitu. Biar sinyal masyarakat ada," katanya.

Kendati demikian, tambah Fery, banyak warga yang membutuhkan listrik untuk mengecas gawainya. "Kalau jadi program sih enggak, cuman sekalian aja. Jadi, sekalian bantu ngecas," tuturnya.

"Tidak ada pungutan biaya karena kita kan kalau yang mau ya silahkan," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini