Share

Ditjen Imigrasi Amankan Delapan WN Korsel Usai Selenggarakan Ajang Pencarian Bakat

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 23 November 2022 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 337 2713057 ditjen-imigrasi-amankan-delapan-wn-korsel-usai-selenggarakan-ajang-pencarian-bakat-ZByOdlWJnH.jpg Illustrasi (foto: freepick)

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengamankan delapan warga negara berkebangsaan Korea Selatan (Korsel) karena diduga menyalahgunakan Visa On Arrival (VOA) atau visa kedatangan untuk kepentingan bekerja.

Adapun, tujuh dari delapan warga Korsel tersebut diamankan setelah menyelenggarakan ajang pencarian bakat di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta pada Senin, 21 November 2022. Warga Korsel tersebut merupakan tim kreatif dari sebuah Production House (PH).

"Enam orang tim kreatif ini datang menggunakan VOA dan mereka di-hire oleh dua orang WN Korea Selatan, satu pemegang VOA dan yang lain pemegang KITAS. Total ada delapan paspor Korsel yang kami amankan," Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana melalui keterangan resminya, Rabu (23/11/2022).

Widodo menjelaskan, bahwa para WNA asal Korsel tersebut diduga menyalahgunakan VOA untuk bekerja di sebuah rumah produksi. Mereka diperkerjakan di Indonesia untuk melakukan pekerjaan dalam ajang pencarian bakat yang disiarkan langsung di stasiun televisi KBS Korea.

Demikian diungkapkan Widodo sekaligus menanggapi video yang beredar di masyarakat terkait adanya petugas Imigrasi yang membawa paksa empat warga negara Korsel tersebut. Pihak Imigrasi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap para warga Korsel tersebut.

Dari hasil pemeriksaan intensif Ditjen Imigrasi, para warga negara Korsel tersebut mengklaim diperintah agen yang membawa mereka ke Indonesia. Widodo menduga pernyataan tersebut hanya sebagai upaya playing victim mereka pada saat dibawa oleh petugas Imigrasi.

"Sejauh ini, tindakan petugas sudah sesuai prosedur karena ada perlawanan dari orang asing tersebut. Akan tetapi Saya tetap perintahkan agar Direktur Wasdakim melakukan pemeriksaan dan mendalami petugas-petugas imigrasi yang bertugas pada saat itu," jelas Widodo.

Widodo juga mengaku telah memerintahkan Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdakim) Keimigrasian untuk mengambil langkah tegas dengan memeriksa agen serta pengurus yang menyuruh empat WN Korsel tersebut sesuai aturan hukum.

"Jika di kemudian hari ditemukan unsur penyalahgunaan wewenang oleh petugas, maka kami akan jatuhkan sanksi kepada mereka sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku," tutur Widodo.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini