Share

HS-19 atau Wilson Combat, Pistol yang Jatuh dari Tangan Ferdy Sambo Sebelum Eksekusi Brigadir J?

Rizky Syahrial, MNC Media · Selasa 22 November 2022 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 337 2712686 hs-19-atau-wilson-combat-pistol-yang-jatuh-dari-tangan-ferdy-sambo-sebelum-eksekusi-brigadir-j-faPiOvXPlI.jpg Ferdy Sambo. (Foto: MPI)

JAKARTA - Mantan ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer sempat memberikan kesaksian soal senjata HS-19 yang terjatuh sebelum penembakan Brigadir Yosua.

Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis mengharapkan CCTV saat penyelidikan dapat ditampilkan oleh Jaksa Penuntut Umum pada sidang hari ini. Dengan demikian, dapat dilihat lebih jelas, senjata mana yang jatuh beserta jenis apa yang dilihat oleh Romer.

"Romer (hanya) melihat dari jauh berapa meter, yang kami harapkan sebenarnya CCTV pada saat penyidikan itu diperlihatkan hari ini oleh Jaksa, sehingga bisa jelas senjata yang mana yang jatuh, jenis apa yang dilihat oleh Romer," ujarnya saat ditemui wartawan di PN Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2022).

"Karena menurut kami tadi saja dia tidak bisa memastikan apa itu senjata itu, dia cuma menjawab itu senjata HS, kalau orang bisa hanya melihat begitu itu senjata HS kan nggak bisa begitu," tambah Arman.

CCTV yang menayangkan momentum tersebut sangat penting terkait kekeliruan soal mana senjata yang jatuh pada saat hari tersebut.

"Makanya kita minta dalam persidangan tadi tolong dihadirkan atau diperlihatkan lah CCTV itu, ada dua yang harus dibuktikan apakah benar senjata yang jatuh itu HS, atau senjata Wilson Combat seperti yang diterangkan klien kami dalam BAP," tutur Arman.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Adzan Romer memastikan senjata api yang jatuh dari tangan Ferdy Sambo bermerek HS-19, bukan Wilson Combat. Hal itu terlihat pada saat Sambo hendak masuk ke rumah dinas Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan

Adzan mengatakan hal tersebut ketika hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus Penembakan Brigadir Yosua atau Brigadir J, dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Di sidang tersebut, hakim memberikan beberapa senjata api untuk memastikan senjata apa yang jatuh pada kejadian tersebut.

"Apakah HS ini yang saudara lihat jatuh dari mobil pada waktu terdakwa turun di rumah jalan Duren Tiga," tanya Majelis Hakim di ruang sidang PN Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2022).

"Saya tidak tahu persis senjata HS yang itu atau bukan. Tapi saya tahu persis itu senjata HS yang mulia," jawab Adzan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini