Share

BNPB Distribusikan Kebutuhan Logistik Korban Gempa Cianjur di Desa Terpencil

Dimas Choirul, MNC Media · Selasa 22 November 2022 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 337 2712510 bnpb-distribusikan-kebutuhan-logistik-korban-gempa-cianjur-di-desa-terpencil-KGQ6TBbvDm.jpg Kepala BNPB Suharyanto/Foto: Dimas Choirul

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkap masih banyak desa-desa terpencil di Cianjur yang juga terdampak Gempa 5,6 pada Senin (21/11/2022).

Guna menjangkau area tersebut, pihaknya telah menyiapkan satu unit helikopter untuk mendistribusikan logistik bagi para korban.

 BACA JUGA:Banyak Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur, Jokowi Bakal Berikan Bantuan

"Di samping kita juga membuka jalan dari darat BNPB juga menyiapkan satu unit heli untuk mendistribusikan logistik. Masyarakat yang berada di tempat terisolir itu bisa kita dorong kebutuhan logistiknya," kata Suharyanto kepada wartawan, Selasa (22/11/2022).

Dalam peristiwa nahas itu, tercatat sebanyak 162 korban meninggal dunia dan 326 orang luka-luka. Sementara, untuk jumlah pengungsi saat ini terdata berjumlah 13.784 orang, dan kerusakan rumah dan bangunan sebanyak 2.345 unit.

 BACA JUGA:Ajudan Pastikan Senjata Jatuh Dari Tangan Ferdy Sambo HS-19 bukan Combat Wilson

Lebih lanjut, Suharyanto memastikan Pemerintah akan membangun kembali rumah-rumah warga yang mengalami rusak berat. Hal itu dilakukan setelah tahap tanggap darurat selesai

"Kedua, bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat itu nanti akan diganti oleh Pemerintah. Nanti tahap tanggap darurat selesai, masuk tahap rehabilitasi rekonstruksi baru membangun rumah-rumah masyarakat yang rusak berat," ujarnya.

Selain membangun rumah warga yang mengalami rusak berat, pemerintah juga akan membangun kembali sarana pendidikan dan tempat ibadah.

"Sementara sarana-sarana yang lain seperti pendidikan, masjid, madrasah yang rusak nanti itu akan dibangun kembali oleh kementerian terkait. Pendidikan oleh Kementerian Pendidikan. Madrasah oleh Kementerian Agama," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini