Share

Salah Satu Bahasa Paling Banyak Digunakan di Dunia, TGB: Tradisi Berbahasa Arab Harus Dimulai dari Anak Muda

MNC Portal, · Selasa 22 November 2022 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 337 2712436 paling-banyak-digunakan-di-dunia-tgb-zainul-majdi-tradisi-berbahasa-arab-harus-dimulai-dari-anak-muda-nt2yGfbAem.jpg Ketua OIAA Indonesia TGB HM Zainul Majdi menjadi pembicara seminar nasional dan Opening Hamasah 2022 (Foto: MPI)

JAKARTA - Bahasa Arab adalah salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia. Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia TGB HM Zainul Majdi mengatakan, tradisi penggunaan Bahasa Arab dapat dimulai dari generasi muda.

"Kita harus mempraktikkan itu, " katanya, Selasa (22/11).

TGB menjawab ini setelah salah satu mahasiswa peserta Seminar Nasional dan Opening Hamasah 2022 UIN Syarif Hidayatullah Fakultas Dirasat Islamiyah menanyakan dunia lebih condong menggunakan Bahasa Inggris ketimbang Bahasa Arab.

Baca juga: Sampaikan Duka Cita Mendalam, TGB Ajak Seluruh Pihak Bantu Korban Gempa Cianjur

TGB dalam forum ini menjadi pembicara bersama KH Habiburrahman El Shirazy atau akrab disapa Kang Abik.

Baca juga: TGB: KH Ahmad Dahlan Warisi Kekuatan Rohani dan Determinasi Sebarkan Amal Soleh

Ketua Harian Nasional Partai Perindo ini mengatakan, Bahasa Arab pernah menjadi bahasa Ilmu pengetahuan yang utama dunia. Pada masa itu untuk mengakses pengetahuan perlu Bahasa Arab.

"Dunia barat mempelajari Bahasa Arab untuk dapat menimba pengetahuan," katanya.

"Kewajiban keilmuan (belajar Bahasa Arab) tak mungkin dapat bicara Islam rahmatan lil alamin kecuali memiliki pengetahuan yang baik untuk Bahasa Arab," sambungnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Doktor Ahli Tafsir Alquran ini melanjutkan, memang jarang pemimpin dunia Arab memakai Bahasa Arab di PBB, hal ini karena pemimpin Arab kurang konsen terhadap Bahasa Arab. Padahal oleh PBB, Bahasa ini diakui sebagai bahasa keenam.

"Maka dari itu, kita harus terus mempraktikkan dan mentradisikan dan memproduksi karya akademik dengan Bahasa Arab," terang Cucu Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ini.

Lebih lanjut, dalam konteks Indonesia banyak kosakata yang merupakan serapan Bahasa Arab. Masyarakat Indonesia biasa menggunakan kata maaf, ridha, ikhlas yang asalnya dari Bahasa Arab. Ada pula majelis, dewan, dan mahkamah.

"Ada pula kata membangun kohesifitas. Seperti kata keadilan merupakan bahasa Arab, bahasa ini sudah berperan," tambahnya.

TGB mengatakan, saat ini perkembangan Bahasa Arab kian baik. Jurusan bahasa Arab semakin banyak, umat Islam ingin mendalami agamanya.

"Hari ini banyak akun di media sosial yang memberikan materi bahasa Arab tak ada alasan untuk tak belajar," katanya.

Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah Dr Syaerozy Dimyati mengatakan, Bahasa Arab sangat penting, generasi muda umat Islam harus mempelajarinya. Festival Bahasa Arab bagian dari upaya mengenalkan kepada anak muda.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini