Share

Sisir Korban yang Belum Dievakuasi di Cianjur, Basarnas Kerahkan Helikopter

Dimas Choirul, MNC Media · Selasa 22 November 2022 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 337 2712383 sisir-korban-yang-belum-dievakuasi-di-cianjur-basarnas-kerahkan-helikopter-Aal0VlIfY5.jpg Helikopter Basarnas (foto: dok ist)

JAKARTA - Tim SAR dari Basarnas melaksanakan operasi SAR di sejumlah lokasi terdampak gempa bumi 5,6 di Cianjur, Jawa Barat. Operasi tersebut dilaksanakan dalam rangka menyisir kawasan pusat gempa dan mencari para korban yang masih tertimpa reruntuhan.

Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi menjelaskan, pihaknya melakukan pembagian area sektor untuk menyisir sejumlah lokasi. Di sektor 1, tim SAR menyisir kawasan pusat gempa di Desa Tegallega Kecamatan Warung Kondang.

 BACA JUGA:Sebanyak 12 Siswa SMKN 1 Cugenang Cianjur Terluka Akibat Gempa Bumi

Sementara sektor 2 di kawasan Desa Mangunkerta dan Desa Cijedil Kecamatan Cugenang. Sektor 3 di Kampung Gasol Kecamatan Cugenang dan Kawasan longsor di Jalan Nasional Cijedil.

“Operasi kami maksimalkan di sejumlah titik yang diduga masih terdapat korban jiwa. Tim kami juga berupaya menjangkau kawasan-kawasan terpencil yang juga terdampak," kata Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi saat konferensi pers di Loby Gedung Basarnas, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2022).

"Bagi kami, semua korban menjadi prioritas, orientasi kami adalah mencari dan menyelamatkan nyawa korban yang terdampak untuk secepatnya dievakuasi dan mendapatkan pertolongan medis,” lanjutnya.

 BACA JUGA: 41 Pasien Rujukan Korban Gempa Cianjur Dirawat di RSUD R Syamsudin SH, 1 Meninggal Dunia

Henri mengungkap, sejumlah kendala yang dihadapi tim SAR, di antaranya lokasi terdampak yang masif, akses jalan rusak sehingga jarak jangkau tim SAR menuju lokasi sedikit terhambat, dan banyaknya korban yang tertimbun reruntuhan karena masih berada di dalam ruangan atau di dalam rumah.

Hingga siang ini, Basarnas telah menerima laporan terdapat 27 korban hilang atau dalam pencarian. Basarnas mengerahkan 112 personil dari Kantor SAR Bandung, Pos SAR Cirebon, Kantor SAR Semarang, Cilacap, Jakarta, dan dari Kantor Pusat diantaranya tim Basarnas Special Group (BSG).

Ia memastikan, seluruh tim yang dikerahkan dilengkapi dengan peralatan urban SAR, di antaranya peralatan ekstrikasi dan peralatan Collapse Structure Search and Rescue (CSSR).

“Kami juga mengerahkan helikopter HR-3604 untuk melaksanakan pantauan dari udara, sekaligus untuk evakuasi medis udara jika diperlukan,” imbuhnya

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini