Share

Soal Penyewaan hingga Penggunaan Jet Pribadi Lukas Enembe, KPK Gali Keterangan RDG Airlines

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 22 November 2022 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 337 2712331 soal-penyewaan-hingga-penggunaan-jet-pribadi-lukas-enembe-kpk-gali-keterangan-rdg-airlines-Vecfwk120L.jpg Lucas Enembe. (Foto: Ant)

JAKARTA - Pesawat jet pribadi yang digunakan Gubernur Papua, Lukas Enembe (LE) tengah didalami Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penggunaan jet pribadi itu didalami lewat Presiden Direktur PT Rio De Gabriello atau Round De Globe (PT RDG Airlines), Gibbrael Issak. PT RDG Airlines merupakan perusahaan yang menyewakan pesawat jet pribadi.

"Gibbrael Issak Presiden Direktur PT RDG (Rio De Gabriello / Round De Globe), saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan penyewaan dan penggunaan private jet oleh tersangka LE," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (22/11/2022).

BACA JUGA:KPK Duga Pengacara Lukas Enembe Tahu Banyak soal Kasus Korupsi Proyek di Papua

BACA JUGA:Jika Terus Mangkir, KPK Buka Peluang Jemput Paksa Pengacara Lukas Enembe 

Gibbrael Issak diminta keterangan terkait ihwal sewa-menyewa jet pribadi untuk Lukas Enembe pada Senin, 21 November 2022, kemarin. Diduga, Lukas Enembe menggunakan sumber aliran uang yang tidak resmi atau di luar gajinya untuk menyewa pesawat jet pribadi guna kepentingan pribadi.

KPK telah menetapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe sebagai tersangka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Lukas diduga terjerat sejumlah dugaan kasus korupsi.

Kasus itu terkait penerimaan suap dan gratifikasi proyek di daerah Papua. Lukas ditetapkan sebagai tersangka bersama sejumlah pihak lainnya. Sayangnya, KPK belum membeberkan secara detail siapa saja yang jadi tersangka serta konstruksi perkara yang menjerat Lukas Enembe.

Dirinya juga telah dicegah bepergian ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atas permintaan KPK. Ia dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan terhitung mulai 7 September 2022 hingga 7 Maret 2023.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga sudah memblokir rekening milik Lukas Enembe dan pihak-pihak yang terkait. Pemblokiran dilakukan karena PPATK menemukan ada transaksi keuangan yang janggal atau mencurigakan.

PPATK juga menemukan transaksi keuangan Lukas yang mengalir ke rumah judi alias kasino di luar negeri. PPATK menyebut jumlahnya hampir setengah triliun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini