Share

5 Fakta Kasus Urip Saputra yang Pura-Pura Mati, Berujung Restorative Justice

Tim Okezone, Okezone · Selasa 22 November 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 337 2712001 5-fakta-kasus-urip-saputra-yang-pura-pura-mati-berujung-restorative-justice-0AcowtoG1B.jpg Urip Saputra minta maaf ke masyarakat (Foto: MPI)

JAKARTA - Urip Saputra (40) warga Rancabungur, Kabupaten Bogor yang sempat membuat heboh karena 'hidup kembali' akhirinya meminta maaf secara terbuka.

Dia mengatakan bahwa kematiannya tidak pernah terjadi dan hal tersebut merupakan rekayasa dari idenya sendiri lantaran untuk menghindari penagihan utang.

Okezone pun mengulas 5 fakta kasus Urip Saputra yang pura-pura mati untuk menghindari penagihan utang:

1. Kasus Urip Saputra Berakhir Restoratif Justice

Satreskrim Polres Bogor menutup kasus Urip Saputra, warga Rancabungur, Kabupaten Bogor yang membuat heboh karena merekayasa kematiannya. Kasus ini berakhir dengan restoratif justice.

Baca juga: Janji Bakal Lunasi Rp1,5 Miliar Utangnya, Urip Saputra: Ini Bentuk Pertanggungjawaban Saya!

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, dalam suatu kejadian atau penegakkan hukum terdapat tiga hal yang diperhatikan, pertama keadilan, manfaat dan kepastian tujuan hukum itu sendiri.

"Temen-temen sekalian dalam proses penegakan hukum itu ada tiga hal yang perlu kita sepakati untuk tujuan hukum itu sendiri baik keadilan, kemanfaatan kemudian kepastian," kata Iman, Senin (21/11/2022).

Baca juga: Pura-Pura Mati untuk Hindari Utang, Urip Saputra: Ini adalah Rekayasa dan Ide Saya Sendiri

2. Polisi Minta Kasus Urip Saputra Dijadikan Pelajaran Bersama

Dalam kasus Urip ini telah selesai dengan restorative justice. Polisi meminta kasus pura-pura mati untuk menghindari utang menjadi pelajaran bagi semua.

"Ketika orang-orang atau subjek hukum ini mengambil langkah-langkah untuk pemanfaatan hukum dan rasa keadilan dengan mekanisme yang sekarang ada restorative justice saya kira itu lebih bermanfaat dan lebih barokah bagi kita semuanya," ungkapnya.

Terkhusus Urip, kejadian ini bisa dijadikan pelajaran dalam setiap langkah atau mengambil keputusan pastinya akan mengandung konsekuensi.

"Sekarang yang bersangkutan sudah sadar dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga masyarakat atas perbuatan yang dilakukan. Saya kira itu, selesai ya rekan-rekan sekalian mudah mudahan saudara Urip dan kita semuanya menjadikan pembelajaran bahwa di setiap langkah yang kita lakukan mengandung konsekuensi," tutupnya.

3. Urip Minta Maaf secara Terbuka

Urip Saputra (40) warga Rancabungur, Kabupaten Bogor yang sempat membuat heboh karena 'hidup kembali' akhirinya meminta maaf secara terbuka.

Dia mengatakan bahwa kematiannya tidak pernah terjadi dan hal tersebut merupakan rekayasa dari idenya sendiri lantaran untuk menghindari penagihan utang.

"Pada kesempatan ini saya ingin menyatakan bahwa kematian itu tidak pernah ada, ini adalah rekayasa dan ide dari saya sendiri. Adapun alasan saya melakukan itu karena tersangkut masalah utang," kata Urip di Polres Bogor, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).

4. Urip Saputra Janji Lunasi Utangnya

Urip meminta maaf kepada seluruh pihak termasuk masyarakat atas kegaduhan yang dilakukannya itu. Ia pun berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang meresahkan atau melanggar hukum.

"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga, juga kepada kerabat, tetangga dan polisi yang telah direpotkan juga seluruh masyarakat telah terganggu atas masalah ini. Saya dengan setulus hati, dari lubuk hati yang paling dalam mengucapkan terima kasih kepada polisi yang telah menyadarkan saya membantu mengatasi permasalahan yang saya hadapi," ujarnya.

"Tentunya saya juga berjanji bahwa tidak akan melakukan hal-hal yang mengganggu ketertiban umum dan melanggar hukum," imbuh Urip.

Urip mengatakan bahwa dirinya akan melakukan proses mediasi dengan pihak yang diutanginya. Dia berjanji akan berupaya membayar utang-utangnya.

"Kita akan melakukan proses mediasi dengan pihak yang saya punya utang. Pastinya (tetap dibayar), merupakan pertanggungjawaban saya," tutupnya.

5. Urip Miliki Utang Rp1,5 Miliar

Sebelumnya, Urip Saputra (40), warga Rancabungur, Kabupaten Bogor diketahui mereyasa kematiannya untuk menghindari utang Rp1,5 miliar. Rekayasa pura-pura mati itu sudah dipersiapkan secara matang.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, rekayasa itu dibuat Urip mulai dari memesan mobil ambulan dan peti mati. Bahkan, Urip juga berencana membuat identitas baru apabila rekayasa kematiannya berhasil.

Sang istri pun terpaksa mengikuti rekayasa yang digagas suaminya itu. Karena, istrinya sempat mengingatkan Urip akan dampak yang kegaduhan atau kehebohan terjadi dari rekayasa tersebut.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini