Share

Pergeseran Sesar Cimandiri Penyebab Gempa Dahsyat Cianjur, Apa Itu?

Tim Okezone, Okezone · Selasa 22 November 2022 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 337 2711995 pergeseran-sesar-cimandiri-penyebab-gempa-dahsyat-cianjur-apa-itu-WkK1Ow4W5U.jpg Gempa Cianjur/Tangkapan layar media sosial

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, pergeseran Sesar Cimandiri mengakibatkan gempa Magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022.

“Diduga ini merupakan pergerakan dari Sesar Cimandiri, jadi bergerak kembali, ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

(Baca juga: Foto-Foto Bangunan dan Rumah Luluh Lantak Akibat Gempa Dahsyat Cianjur)

Akibatnya, puluhan orang meninggal dunia dan lebih dari 700 mengalami luka-luka. Korban tewas kebanyakan anak-anak yang tertimpa bangunan. Korban tewas diperkirakan semakin bertambah, mengingat banyaknya bangunan yang hancur.

Lantas, apakah yang dimaksud Sesar Cimandiri?

Melansir buku Atlantis, karya Atmonadi Sesar Cimandiri adalah sesar besar yang memanjang dari Teluk Pelabuhan Ratu sampai Sekitar Padalarang. Apabila ada pengaktifan gaya geologi di sekitar Teluk Pelabuhan Ratu atau Jawa Barat Selatan. Sesar ini kerap menjadi media penerus gaya guncangan gempa.

Sementara itu, prosiding geoteknologi LIPI berjudul Deformasi Kerak Bumi Segmen-Segmen Sesar Cimandiri karya Eddy Zulkarnaini Gaffar, Sesar Cimandiri terbagi atas beberapa segmen mulai dari Pelabuhan Ratu sampai Padalarang. Segmen-segmen sesar Cimandiri tersebut adalah segmen sesar:

1. Cimandiri Pelabuhan Ratu-Citarik

2. Citarik­ Cadasmalang

3. Ciceureum-Cirampo

4. Cirampo-Pangleseran

5. Pangleseran-Cibeber

6. Beberapa segmen Cibeber sampai Padalarang

7. Segmen Padalarang­-Tangkuban Perahu

Berikut ini beberapa gempa besar yang disebabkan oleh Sesar Cimandiri di sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

- Gempa Pelabuhan Ratu (1900)

- Gempa Padalarang (1910)

- Gempa Conggeang (1948)

- Gempa Tanjungsari (1972)

- Gempa Cibadak (1973)

- Gempa Gandasoli (1982)

- Gempa Sukabumi (2001)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini