Share

5 Fakta Pelajar SMA Aniaya Seorang Nenek, Orangtua Akhirnya Meminta Maaf

Tim Okezone, Okezone · Selasa 22 November 2022 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 337 2711987 5-fakta-pelajar-sma-aniaya-seorang-nenek-orangtua-akhirnya-meminta-maaf-j0ODZ8j0PO.jpg Pelajar aniaya nenek di Tapsel (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA - Media sosial (medsos) dihebohkan dengan prilaku tercela oleh sekumpulan pelajar yang menganiaya seorang nenek di Tapanuli Selatan (Tapsel).

Video penganiayaan nenek tersebut pun viral di medsos. Okezone pun mengulas 5 fakta pelajar SMA yang menganiaya nenek tersebut. Berikut ulasannya.

1. Keluarga Pelajar Aniaya Nenek di Tapsel Minta Maaf

Keluarga kawanan pelajar yang menganiaya seorang nenek di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara meminta maaf. Pihak keluarga berharap kejadian ini tidak terulang kembali.

Baca juga: Kasus Pelajar Tendang Nenek di Tapanuli Selatan, KPAI Sebut Ini Bukti Kegagalan Pendidikan Karakter

2. Kronologi Penganiayaan Nenek oleh Pelajar di Tapsel

Aksi penganiayaan kawanan pelajar terhadap seorang nenek di Kabupaten Tapanuli Selatan itu viral di media sosial. Aksi ini terjadi saat para pelajar yang mengendarai sepeda motor menghampiri seorang nenek yang berada di tepi jalan, tepatnya di Desa Pardomuan Jae, Kecamatan Angkola Timur.

Seketika itu juga, salah seorang dari pelajar menendang nenek tersebut hingga tersungkur dan menangis. Aksi para pelajar ini pun membuat netizen geram.

Baca juga: Anak Tendang Nenek di Tapanuli Selatan, KPAI Duga Salah Pola Asuh

3. Polisi Tangkap 6 Pelajar yang Aniaya Nenek di Tapsel

Alhasil, berdasarkan video yang viral tersebut petugas Polres Tapanuli Selatan bergerak cepat membekuk para pelaku. Sedikitnya, 6 orang pria yang terekam dalam kejadian tersebut diamànkan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan.

Ironisnya, dari pemeriksaan tersebut, para pelaku yang masih duduk di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Tapanuli Selatan ini mengaku aksinya tersebut merupakan keisengan mereka.

4. Sebelum Dianiaya, Nenek Akan Diberikan Sebatang Rokok oleh Pelajar

Sebelum aksi penganiayaan terjadi, salah satu remaja yang diamankan petugas mengaku awalnya hendak memberikan sebatang rokok kepada nenek tersebut. Sementara itu, atas kejadian tersebut orangtua para pelajar meminta maaf atas aksi anak mereka.

Saat ini status keenam remaja tersebut masih sebagai saksi kendati kasus tersebut telah naik dari penyelidikan ke penyidikan.

Baca juga: Viral Pelajar SMA Aniaya Nenek, Netizen Soroti Nopol Pelaku yang Berasal dari Purwakarta

5. KPAI Minta Pelaku Dihukum Kerja Sosial di Panti Jompo

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar para pelajar yang terekam dalam video viral menendang seorang nenek lansia di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara untuk dijatuhi sanksi agar tidak mengulangi perbuatannya. Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan bahwa sanksi yang diberikan diharapkan bersifat edukatif dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

"Anak-anak tersebut dapat dirujuk untuk kerja sosial di panti jompo misalnya setiap akhir pekan selama 4-5 jam (karena Senin-Jumat anak-anak tersebut harus sekolah)," ujar Retno Listyarti, Senin (21/11/2022).

Pemberian sanksi tersebut kata Retno amat penting agar mereka memahami apa yang mereka lakukan merupakan perbuatan yang sangat keterlaluan, tidak patut ditiru dan tidak boleh diulangi.

"Agar mereka belajar menyayangi orang-orang yang sudah tua dan belajar menyadari bahwa para orangtua mereka dan mereka sendiri suatu saat juga akan jadi nenek/kakek dan butuh dilindungi dan disayangi bukan dipukuli," kata Retno.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini