Share

KBRI: Tidak Ada WNI Jadi Korban Ledakan Bom di Turki

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 14 November 2022 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 14 337 2706892 kbri-tidak-ada-wni-jadi-korban-ledakan-bom-di-turki-Hexauu8rOc.png Ledakan di Turki (Foto: Antara)

JAKARTA - Kedutaan Besar RI di Ankara menyampaikan bahwa sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa ledakan bom di daerah Taksim, Istanbul, Turki.

Sebelumnya, telah terjadi ledakan bom di daerah Taksim, Istanbul, Turki pada Minggu ​13 November 2022 pukul 16.20 waktu setempat. Pelaku dan motif dari tindak kejahatan itu masih dalam penyelidikan polisi Turki.

Sejauh ini diperoleh informasi bahwa sekurangnya enam orang tewas dan 53 orang mengalami luka- luka akibat kejadian tersebut.

"Hingga saat ini tidak terdapat informasi mengenai WNI yg menjadi korban," demikian menurut KBRI Ankara dilansir Antara, Senin (14/11/2022).

KBRI Ankara dan KJRI Istanbul saat ini terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat serta komunitas masyarakat Indonesia yang ada di sekitar lokasi.

Baca juga: Kemarahan Selimuti Turki Usai Ledakan di Istanbul, Warga: Kami Tidak Takut

Berdasarkan catatan KJRI Istanbul, jumlah WNI yang menetap di Istanbul sekitar 500 orang.

Namun demikian, lokasi kejadian tersebut adalah salah satu tujuan favorit wisatawan asing, termasuk WNI, yang melakukan perjalanan wisata ke Istanbul.

Baca juga: Ledakan di Istanbul, Ini Reaksi Duka dari Dunia Internasional

Terkait peristiwa ledakan bom itu, pihak KBRI Ankara dan KJRI Istanbul mengimbau masyarakat Indonesia di Istanbul dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat keramaian jika tidak ada keperluan mendesak.

Follow Berita Okezone di Google News

Para WNI di Istanbul dan sekitarnya juga diminta agar segera menghubungi otoritas setempat dan Perwakilan RI bila berada dalam keadaan darurat.

Pemerintah Indonesia mengecam aksi serangan bom yang terjadi di Taksim, Istanbul dan menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban meninggal dan luka-luka.

Pemerintah Indonesia berharap para pelaku yang bertanggungjawab atas kejadian ledakan bom itu dapat segera ditangkap.

Pemerintah Indonesia juga menghargai keputusan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk tetap menghadiri pertemuan G20 di Indonesia di tengah kedukaan ini.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini