Share

Kemarahan Ibunda Brigadir J Meluap ke Kuat Maruf: Sangat Keji Kalian!

Qur'anul Hidayat, Okezone · Rabu 02 November 2022 20:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 02 337 2699719 viral-video-kemarahan-ibunda-brigadir-j-meluap-ke-kuat-maruf-sangat-keji-kalian-rW76OMdNuT.jpg Rosti Simanjuntak. (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA - Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak meluapkan kesedihan sekaligus kemarahannya kepada terdakwa Kuat Maruf yang diduga terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap anaknya, Brigadir J. Video ungkapan isi hati Rosti itu pun beredar dan viral di media sosial TikTok, seperti yang diunggah akun @quotes_sad2.

"Skenario kalian sangat hebat, sangat luar biasa skenario kalian di dalam akasus ini, kalian mengetahui semua, bahkan menginginkan kematian anakku, jadi kamu sama atasanmu, Ferdy Sambo dan Putri sangat luar biasa skenarionya," ucap Rosti yang duduk sebagai saksi di persidangan PN Jaksel, Rabu (2/11/2022).

Rosti mengatakan, permintaan maaf yang disampaikan Kuat Maruf dan terdakwa lainnya tak ada gunanya lagi karena anaknya telah dihabisi nyawanya.

"Kalian minta maaf sesudah anakku hampir 5 bulan tewas di tangan kalian semua, sungguh luar biasa kalian sebagai manusia, yang memiliki hati nurani, kita semua sama ciptaaan Tuhan kok, tapi kok sekarang ada kesadaran kamu, memita maaf kepada ibu, ibunda daripada Yosua yang sudah kalian bunuh itu ya, sangat sadisnya, sangat kejinya perbuatan kalian, segerombolan kalian di rumah bapak itu, menghabisi nyawa anakku dengan sadis, tanpa memberikan satupun pertolongan buat anakku," ucap Rosti sambil menangis.

 Baca juga: Momen Orangtua Brigadir J Ingatkan Bharada E: Lihat Saya Nak, Berkatalah Sejujurnya

Rosti juga mempertanyakan tentang kejahatan apa yang tengah ditutupi hingga menewaskan anaknya itu pada terdakwa Kuat Maruf dan Ricky Rizal Wibowo dalam persidangan.

"Kalian yang tahu gimana ini semua, kejahatan apa yang kalian tutupin di sini bersama atasanmu itu? Sama si PC itu? Jadi tolong jujur!" tanyanya.

Follow Berita Okezone di Google News

Meski para terdakwa itu sudah menyampaikan kata maafnya, kata dia, dia meminta agar mereka melakukannya tak hanya di bibir belaka, tapi juga perbuatan dengan mengungkap kebenaran atas kematian anak tercintanya itu.

"Jadi saya sebagai orangtua yang sudah kalian hancurkan harapan anakku, kebanggaanku. Terlebih kamu satu rumah dan satu atasan, saya sangat heran dalam peran ini. Kalau aku lihat di berita, bukan aku sok tahu, ini sangat berat, saya tidak ikuti kasus ini, baru ini kudiberi kekuatan untuk ikuti kasus anakku ini," katanya sambil menangis.(qlh)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini