Share

Berikan Kesaksian, Bawahan AKP Irfan Kira Ada Teroris di Rumah Dinas Ferdy Sambo

Ari Sandita Murti, MNC Portal · Kamis 27 Oktober 2022 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 27 337 2695776 berikan-kesaksian-bawahan-akp-irfan-kira-ada-teroris-di-rumah-dinas-ferdy-sambo-JyQUZoH5Ji.jpg

JAKARTA - Anggota Polri, Tomser Kristianata dan M Munafri Bahtiar sekaligus bawahan terdakwa AKP Irfan Widyanto memberikan kesaksiannya dalam kasus dugaan Obstruction of Justice pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria. Munafri mengaku heran saat ditugaskan berjaga di komplek Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Salahan.

"Saya merasa bertanya-tanya dalam hati, ada apa ini sampai saya berdua, sama Tomser ada apa ya Ser disini, mungkin ada teroris atau apa ya," kata Munafri di persidangan, Kamis (27/10/2022).

Dia pun tak tahu apakah dia diperbolehkan masuk ke komplek Polri Duren Tiga, tepatnya ke rumah Ferdy Sambo ataukah tidak lantaran dia dan Tomser hanya berada di luar rumah dinas Ferdy Sambo saja menantikan atasannya AKP Irfan. Namun, dia sudah merasa kemungkinan ada peristiwa di komplek Polri Duren Tiga tersebut.

"Jadi, kami sadar mungkin ada peristiwa yang sangat menegangkan di dalam," tuturnya.

Pengacara terdakwa Hendra Kurniawan sebelumnya menanyakan tentang suasana batin Munafri saat berada di komplek Polri Duren Tiga kala itu, apalagi saat itu rumah seorang Jenderal Kadiv Propam ramai.

Munafri mengaku awalnya tak tahu menahu soal peristiwa di rumah dinas Ferdy Sambo dan dia juga hanya diperintah AKP Irfan untuk datang ke komplek tersebut tanpa tahu harus berbuat apa.

Follow Berita Okezone di Google News

"Awalnya kami datang itu dalam kebatinan saya, jadi kami kesana itu ada apa, jadi kami kesana itu dengan niat diperintah sama komandan, saya datang," jelas Munafri.

Seiring berjalannya waktu, kata dia, dia pun jenuh menunggu lama hingga menjadi resah dan menpertanyakan pada diri sendiri, ada apa gerangan di rumah seorang Jenderal tersebut.

Pasalnya, di rumah Ferdy Sambo itu banyak mobil berdatangan, begitu juga orang-orang keluar masuk rumah tersebut, khususnya polisi berpakaian dinas hingga berpakaian preman.

"Begitu juga mobil Polres Jakarta Selatan saya lihat, itu ada apa, jadi sangat menegangkan itu saya liat," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini