Share

MA Tolak Sahkan Pria di Banyumas Jadi Perempuan Meski Sudah Ganti Kelamin

Muhammad Farhan, MNC Portal · Jum'at 21 Oktober 2022 21:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 21 337 2692172 ma-tolak-sahkan-pria-di-banyumas-jadi-perempuan-meski-sudah-ganti-kelamin-YTLB2tSLei.jpg Mahkamah Agung (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Faqih Al-Amien, seorang pria yang mengganti kelamin menjadi perempuan ditolak pengajuan pergantian jenis kelaminnya oleh Mahkamah Agung (MA).

MA menolak permohonan perempuan hasil operasi ganti kelamin tersebut, yang kini mengaku sebagai Assyifa Icha Khairunnisa atau Icha. Ia mengajukan kasasi melalui pengadilan Purwokerto dengan nomor perkara 30/Pdt.P/2022/PN.Pwt.

BACA JUGA:Pamerkan Alat Kelamin ke Karyawati Toko Kosmetik, Pria di Denpasar Diciduk Polisi 

Setelah diajukan, MA memutuskan perkara dengan penetapan amar putusan menolak pengajuan Icha pada Senin kemarin, 17 Oktober 2022.

"Status perkara dengan Nomor 3479 K/PDT/2022 telah diputus, saat ini sedang dalam proses minutasi oleh Majelis," tulis keterangan yang dikutip dalam website resmi MA, Jumat (20/10/2022).

Dalam sidang kasasi, Majelis Hakim diketuai Syamsul Ma'arif, dengan anggota satu yakni Ibrahim dan anggota dua, Pri Pambudi Teguh. Keputusan menolak pengakuan jenis kelamin Icha secara sah tersebut juga digawangi oleh panitera pengganti atas nama Andi Imran Makulau.

"Ikhtisar proses perkara yakni 38 hari dan lama memutusnya yaitu 34 hari," lanjut keterangan MA.

BACA JUGA:Terbukti LGBT, Lima Oknum Prajurit TNI Dipecat dan Dipenjara 

Follow Berita Okezone di Google News

Faqih diketahui terlahir sebagai seorang laki-laki normal, namun mengaku ada yang salah dalam dirinya. Semakin bertambahnya umur, Faqih memutuskan untuk mengganti jenis kelaminnya menjadi perempuan karena ketidaknyamanan dirinya sebelumnya.

Maka dari itu, Faqih mengeluarkan uang hingga ratusan juta rupiah untuk mengoperasikan penggantian jenis kelaminnya menjadi perempuan secara biologis. Setelahnya, ia meminta penetapan di Pengadilan Negeri Purwokerto ihwal perubahan status hukumnya berdasarkan jenis kelamin.

Kendati demikian, Icha yang didampingi kuasa hukumnya, Djoko Susanto, permohonannya ditolak pada Mei 2022 kemarin. Meski akhirnya kasasinya tetap ditolak, tidak ada keterangan lanjutan perihal solusi bagi Icha terkait status hukumnya di laman resmi MA tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini