Share

Selama Sepekan, BNPB Catat 76 Kejadian Bencana hingga 13 Orang Meninggal Dunia

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 17 Oktober 2022 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 17 337 2688913 selama-sepekan-bnpb-catat-76-kejadian-bencana-hingga-13-orang-meninggal-dunia-0Crrffoqza.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat rekor sebanyak 76 kejadian bencana dalam sepekan per periode 10 hingga 16 Oktober 2022. Kejadian ini lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya. Dari 76 kejadian itu, sebanyak 13 orang meninggal dunia.

“Kita melihat gambaran kejadian cuaca kita dalam satu minggu, mungkin kita lihat gambaran kejadian bencana kita dalam satu minggu mulai tanggal 10 sampai 16 Oktober, jadi minggu ini kita mencatat rekor lagi, dalam satu minggu 76 kejadian bencana,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat konferensi pers secara virtual, Senin (17/9/2022).

 BACA JUGA:Wapres Minta Seluruh Pemangku Kepentingan Kerja Sama Hadapi Potensi Bencana

Aam sapaan akrabnya mengatakan dari 76 kejadian bencana tersebut semuanya adalah bencana hidrometeorologi basah yakni banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, juga tanah longsor.

“Yang mana semuanya ini kalau minggu lalu kita masih punya kebakaran hutan, gempa bumi, minggu ini 76 kejadian bencana semuanya hidrometeorologi basah, banjir, cuaca ekstrem tanah longsor ini semuanya bencana hidrometeorologi basah,” katanya.

 BACA JUGA: Diguyur Hujan Badai, Sukabumi Dilanda 16 Titik Bencana

Follow Berita Okezone di Google News

Aam juga melaporkan angka kematian akibat bencana sepekan ini juga lebih tinggi dari pekan sebelumnya yakni tercatat 13 orang meninggal dunia. “Diantara 76 kejadian bencana ini, kita berduka ada 13 saudara kita yang meninggal dunia. Ini lebih tinggi dari minggu sebelumnya,” bebernya.

“Akan tetapi minggu ini masih ada 13 saudara kita yang menjadi korban. Ini kita harapkan mungkin di minggu depan, minggu ini tidak terjadi lagi,” kata Aam.

BNPB, kata Aam, telah menyampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan evaluasi dan bersiaga menghadapi potensi bencana di daerah.

“Ini coba kita sampaikan kepada rekan-rekan di daerah, BPBD daerah di minggu lalu tanggal 3 sampai 9 Oktober kita mencatat ada 10 korban jiwa. Dan ini menjadi evaluasi penting kita sehingga kita menghimbau BPBD provinsi Kabupaten Kota untuk Siaga satu,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini