Share

KPK Selisik Suap Hakim Sudrajad Dimyati Lewat Pihak Swasta

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 17 Oktober 2022 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 17 337 2688803 kpk-selisik-suap-hakim-sudrajad-dimyati-lewat-pihak-swasta-8ATaJLUFUa.jpg Sudrajat Dimyati saat ditahan KPK (foto: dok MPI)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara yang menjerat Hakim nonaktif Mahkamah Agung (MA), Sudrajad Dimyati (SD) lewat seorang saksi, hari ini. Saksi tersebut yakni, Karyawan Swasta, Achmad Septian Farabi.

"Hari ini pemeriksaan saksi kasus dugaan  suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung, untuk tersangka SD dkk. Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih, atas nama Achmad Septian Farabi (Karyawan Swasta)," kata Plt Juru Bicara KPK, Ipi Maryati Kuding melalui pesan singkatnya, Senin (17/10/2022).

Belum diketahui apa saja yang bakal dikonfirmasi penyidik terhadap keterangan Achmad Septian Farabi. Namun memang, belakangan ini penyidik kerap mendalami dugaan perkara lain yang menjadi bancakan oknum pegawai MA

 BACA JUGA:KPK Geledah 3 Ruangan di MA Terkait Kasus Hakim Sudrajad Dimyati

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan 10 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA). 10 orang tersebut yakni, Hakim nonaktif Mahkamah Agung, Sudrajad Dimyati (SD); Hakim Yustisial sekaligus Panitera Pengganti MA, Elly Tri Pangestu (ETP).

Kemudian, empat PNS MA, Desy Yustria (DS), Muhajir Habibie (MH), Nurmanto Akmal (NA), dan Albasri (AB). Selanjutnya, dua Pengacara Theodorus Yosep Parera (TYP) dan Eko Suparno (ES). Terakhir, dua Debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana, Heryanto Tanaka (HT) dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto (IDKS).

Dalam kasus ini, Sudrajad, Elly, Desy Yustria, Muhajir Habibie, Nurmanto Akmal, dan Albasri diduga telah menerima sejumlah uang dari Heryanto Tanaka serta Ivan Dwi Kusuma Sujanto. Uang itu diserahkan Heryanto dan Ivan melalui Pengacaranya, Yosep dan Eko Suparno.

 BACA JUGA:Sambangi KPK, Ketua KY Bahas Teknis Pemeriksaan Hakim Sudrajad Dimyati

Follow Berita Okezone di Google News

Sejumlah uang tersebut diduga terkait pengurusan upaya kasasi di MA atas putusan pailit Koperasi Simpan Pinjam Intidana. Adapun, total uang tunai yang diserahkan oleh Yosep Parera dan Eko Suparno terkait pengurusan perkara tersebut yakni sekira 202 ribu dolar Singapura atau setara Rp2,2 miliar.

Uang tersebut kemudian dibagi-bagi kepada hakim serta pegawai MA. Rinciannya, Desy Yustria mendapatkan jatah sebesar Rp250 juta; Muhajir Habibie sebesar Rp850 juta; Elly Tri Pangestu sebesar Rp100 juta; dan Sudrajad Dimyati sebesar Rp800 juta.

Sebagai pemberi suap, Heryanto, Yosep, Eko, dan Ivan Dwi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 atau Pasal 6 huruf a Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sedangkan Sudrajad, Desy, Elly, Muhajir, Nurmanto Akmal, dan Albasri yang merupakan pihak penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 12 huruf a atau b Jo Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini