JAKARTA - Dalam bocoran dakwaan jaksa dalam kasus Ferdy Sambo Dkk diketahui, terdapat momen di mana Putri Candrawathi memanggil Brigadir Yosua Hutabarat pada saat di Magelang, Jawa Tengah.
Hal itu terlihat di Surat Dakwaan yang terpublish di SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Berikut sejumlah fakta dalam dakwaan tersebut:
1. Putri Minta RR dan E Panggil Brigadir J
Putri Candrawathi juga sempat melakukan panggilan kepada ajudan yang lainnya yakni, Bharada E dan Bripka Ricky Rizal yang pada saat itu tengah berada di Masjid Alun-Alun Kota Magelang.
Putri pun meminta agar mereka berdua dapat segera kembali ke rumah. Setibanya di rumah mereka berdua langsung menghadap Putri Candrawathi yang berada di kamar. Ia pun meminta kepada ajudannya agar memanggil Yosua untuk bertemu di kamarnya.
2. Brigadir J Tolak Panggilan Putri
Ricky menuruti kemauan dari Putri dan memanggil Yosua untuk menemuinya di kamar tersebut, akan tetapi pada saat itu, Yosua sempat menolak ajakan tersebut.
"Saksi Ricky Rizal Wibowo mengajak Korban Nofriansyah Yosua Hutabarat masuk ke rumah karena dipanggil Saksi Putri Candrawathi, namun sempat ditolak oleh Korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," bunyi petikan surat dakwaan jaksa.
"Akan tetapi Saksi Ricky Rizal Wibowo berusaha membujuk Korban Nofriansyah Yosua Hutabarat untuk bersedia menemui Saksi Putri Candrawathi dalam kamarnya di lantai dua," katanya.
3. Brigadir J di Kamar 15 Menit
Yosua dan Putri berada di kamar. Keduanya disebut berduaan di dalam kamar selama 15 menit.
"Sekira 15 menit lamanya, setelah itu korban Nopriansyah Yosua Hutabarat keluar dari kamar," ungkap jaksa.
Follow Berita Okezone di Google News