Share

Isi Pertemuan Jokowi dan Megawati di Batu Tulis, Eks Ajudan Soekarno Bilang Begini

Kiswondari, Sindonews · Selasa 11 Oktober 2022 05:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 11 337 2684526 isi-pertemuan-jokowi-dan-megawati-di-batu-tulis-eks-ajudan-soekarno-bilang-begini-8iUVDcIezk.jpg Pertemuan Jokowi dan Megawati/ tangkapan layar

JAKARTA - Politikus senior PDI Perjuangan (PDIP) Sidarto Danusubroto memberikan kisi-kisi dan bocoran mengenai sosok calon presiden (capres) yang akan diusung PDIP di 2024 mendatang.

 (Baca juga: Selain Bahas Pemilu, Jokowi-Megawati Diskusi soal Krisis Pangan dan Ekonomi)

"Pokoknya tokoh Pancasilais tokoh yang pro kebhinekaan yang mampu meneruskan program dan legacy dari yang sekarang," kata mantan Ketua MPR RI ini kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/10/2022) kemarin.

Saat ditanya apakah pilihannya Puan Maharani atau Ganjar Pranowo, Sidarto enggan mengomentari soal perjanjian batu tulis atau capres-cawapres yang akan diusung PDIP.

Namun yang pasti, kata dia harus mengawal pemerintahan ini sampai 2024, dan mengharapkan bahwa presiden yang terpilih kelak akan meneruskan legacy Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya pribadi jangan soal batu tulis ya, ya kita harus mengawal ini sampai 2024 dan kita harapkan nanti pengganti beliau (Jokowi) adalah orang yang meneruskan program dan legacy dari Pak Jokowi," ujar Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tersebut.

Terkait isi pembicaraan pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri, mantan ajudan Presiden Soekarno ini merasa keberatan untuk menjawab.

"Waduh, saya keberatan untuk jawab ya," jawabnya sembari tertawa.

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, Presiden Jokowi menjelaskan isi pembicaraannya dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa pada Sabtu, 8 Oktober 2022.

Jokowi mengatakan, pertemuan dengan Megawati bertujuan untuk menjaga stabilitas politik karena situasi ekonomi global yang sedang tidak jelas.

"Yang tidak pasti, yang sulit ditebak, sulit diprediksi, sulit dihitung, sulit dikalkulasikan," kata Jokowi usai pelantikan Gubernur DIY dan Kepala LKPP di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 10 Oktober 2024.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini