Share

Klarifikasi LPSK, Polisi Tidak Hapus Video Tragedi Kanjuruhan Milik Saksi Mata

Felldy Utama, iNews · Sabtu 08 Oktober 2022 03:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 08 337 2682992 klarifikasi-lpsk-polisi-tidak-hapus-video-tragedi-kanjuruhan-milik-saksi-mata-FAMvCZvc6w.jpg Detik-detik Tragedi Kanjuruhan. (Foto: Avirista Midaada)

JAKARTA - Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi Mata (LPSK) Edwin Partogi memberikan klarifikasi atas dugaan penghapusan video Tragedi Kanjuruhan dari ponsel milik saksi mata yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Hal ini mengklarifikasi pernyataan sebelumnya yang menyebut video dan akun media sosial milik saksi mata atas nama Kelpin yang dihapus pihak kepolisian. Kejadian itu saat menjalani pemeriksaan atas video yang mengambarkan detik-detik penumpukan suporter di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan Malang.

Edwin menjelaskan, pada waktu diperiksa Penyidik pada Senin, 3 Oktober 2022, Kelpin mendengar dari penyidik bahwa video dan akun medsosnya akan dihapus.

"Pada Kamis, 6 Oktober 2022 Kelpin menyampaikan informasi tersebut kepada LPSK," kata Edwin dalam keterangannya, Jumat (7/10/2022) malam.

Baca juga:  LPSK: Siapa yang Perintahkan Tembak Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan?

Selanjutnya, pada hari ini, Kelpin didampingi LPSK mengambil kembali ponselnya yang diserahkan oleh penyidik. Sehari sebelumnya LPSK mempertanyakan kepada penyidik tentang ponsel tersebut.

"Kelpin kemudian mencek ternyata video dan akun medsosnya masih ada. Hal tersebut kemudian disampaikan kembali oleh Kelpin sebagai klarifikasi kepada LPSK," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kelpin juga meminta maaf jika terjadi kesalahpahaman, karena pada faktanya Kelpin menyampaikan kepada LPSK apa yang didengar dari penyidik pada Senin, 3 Oktober 2022. 

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

"Dengan demikian faktanya adalah: video dan akun medsos Kelpin masih ada sampai saat ini," tuturnya.

"LPSK mengapresiasi Polri (dalam hal ini Polda Jatim) yang memang tidak melakukan sesuatu intervensi pada HP Kelpin dan tidak mempersoalkan unggahan sosial media Kelpin," kata dia melanjutkan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini