Share

Wajah Jenazah Korban Tragedi Berdarah Kanjuruhan Berubah Biru, Diduga Kehabisan Oksigen

Fahmi Firdaus , Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 337 2681793 wajah-jenazah-korban-tragedi-berdarah-kanjuruhan-berubah-biru-diduga-kehabisan-oksigen-jFp5tavcWx.jpg Foto: Okezone

JAKARTA – Wajah jenazah korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur berubah biru. Diduga kuat para korban kehabisan oksigen. Sementara, itu, hingga hari ini tercatat 131 orang meninggal dunia, termasuk dua anggota polisi.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan kondisi jenazah korban kerusuhan di Kanjuruhan sangat memprihatinkan. Disinyalir, perubahan warna di wajah para korban meninggal di Kanjuruhan karena kekurangan oksigen.

(Baca juga: Coretan Kode 1312 ACAB yang Muncul Usai Tragedi Berdarah Kanjuruhan, Ternyata Ini Artinya)

“Kondisi jenazahnya banyak yang wajahnya berwarna biru. Ini menunjukkan kemungkinan besar karena kekurangan oksigen dan karena gas air mata,”ujarnya dilansir dari kanal Humas Komnas HAM, Kamis (6/10/2022).

Komnas HAM juga menemui korban yang selamat dalam tragedi Kanjuruhan tersebut. Anam mengatakan, kondisi korban yang selamat tidak jauh berbeda dengan yang meninggal.

“Kami bertemu dengan salah satu korban yang selamat, pada Senin (dua hari setelah kejadian), itu baru bisa melihat, sebelumnya tidak bisa melihat, matanya sakit kalau dibuka, dadanya sesak, dan tenggorokannya perih,” tutup Anam.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyiapkan tim trauma healing untuk para korban Tragedi Kanjuruhan beserta keluarganya. Layanan ini bagian dari layanan ke masyarakat, selain pemulihan luka para korban.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Iya (ada tim trauma healing). Nanti dibantu oleh dinas kesehatan provinsi maupun persatuan dokter Indonesia. Kemarin sudah disiapkan," ucap Bupati Malang Sanusi.

Selain tim trauma healing ini, pihaknya juga masih membuka pusat informasi korban Tragedi Kanjuruhan Malang. Hal ini untuk memastikan sejumlah informasi jika ada masyarakat yang belum ditemukan pasca Tragedi Kanjuruhan.

"Krisis center di Dinkes masih terus berjalan, masih dibuka. Semua kondisinya membaik yang ada di rumah sakit," tandasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini